Take a fresh look at your lifestyle.

Belum Kantongi IMB, Peringatan Pemkab Brebes Tak Digubris

168
  • Proyek Perluasan Pabrik Garmen

BREBES – Meski telah diperingatkan Pemkab Brebes untuk menghentikan pekerjaan pembangunan perluasan pabrik garmen PT Daehan Global di Desa Cimohong, Kecamatan Bulakamba, tetapi peringatan itu tak digubris. Hingga Rabu siang (18/9), sejumlah pekerja masih terlihat melakukan pekerjaan pembangunan pondasi di lahan tersebut.Pemkab Brebes memberikan peringatan terhadap PT Daehan Global untuk menghentikan kegiatan pembangunan itu karena diketahui belum mengantongi Izin Mendirikan Bangunan (IMB).

Pantauan SMpantura.com di lapangan, belasan pekerja terlihat melakukan pekerjaan pembangunan pondasi bagi perluasan pabrik tersebut. Sebagian pekerja nampak melakukan pekerjaan pemasangan batu pondasi. Sedangkan sebagaian pekerja lainnya melakukan pemecahan batu kali untuk pondasi. Di lokasi itu, juga terlihat sebuah alat berat.

Seperti diberitakan sebelumnya, proses pembangunan peluasan pabrik garmen di Desa Cimohong, Kecamatan Bulakamba, Brebes, diketahui belum mengantongi izin. Bahkan, Pemkab Brebes sudah memberikan peringatan agar aktivitas pembangunan dihentikan. “Kemarin, kami secara lisan sudah memperingatkan agar perusahaan menghentikan pembangunan hingga menunggu izin terpenuhi, termasuk IMB,” ujar Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Brebes, Djoko Gunawan, beberapa waktu lalu.

Belum adanya IMB itu, juga diakui Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Brebes, Ratim kemarin. Itu karena hingga kini kantornya tersebut belun menerima berkas pengajuan izin dari pabrik bersangkutan (PT Daehan Global-red), termasuk IMB. “Yang jelas saya belum merima berkas permohonannya. Kalau masalah lain saya tidak tahu,” ujarnya.

Perwakilan PT Daehan Global melalui Legal Perusahaannya, Nanang saat dikonfirmasi mengatakan, perizinan itu saat ini tengah dalam proses. Diakuinya, memang saat ini ada para pekerja yang melakukan pekerjaan pembuatan pondasi di lahan sisi sebelag barat. Bangunan itu nantinya digunakan sebagai pengembangan pabrik sebagai kebijakan dari pimpinannya. “Lahan sebelah timur memang sedang dibangun untuk kepentingan pengembangan pabrik. Rencananya digunakan untuk apa, saya tidak tahu pasti. Tapi, informasinya akan dipakai untuk mess karyawan, sebagai fasilitas perusahaan,” terangnya.

(setiawan-red2)

BERITA LAINNYA