Take a fresh look at your lifestyle.

Belasan ASN Berkompetisi Memperebutkan Enam Posisi Jabatan Kosong

177

TEGAL – Sedikitnya 18 Aparatur Sipil Negara (ASN) mengikuti Uji Kompetensi Seleksi Terbuka dan Kompetitif Pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) di Lingkungan Pemerintah Kota Tegal. Mereka nantinya akan memperebutkan enam posisi jababatan.

Keenam jabatan tersebut yakni Kepala Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja, Kepala Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik, Kepala Badan Kepegawaian Pelatihan dan Pendidikan Daerah (BKPPD), Staf Ahli Bidang Hukum, Politik dan Pemerintahan, serta Staf Ahli Bidang Pembangunan, Ekonomi dan Keuangan.

Ketua Panitia Seleksi Pengisian JPTP, Johardi mengatakan, proses seleksi dilakukan sesuai pengumuman Panitia Seleksi  No. 021/ Pansel/ JPTP/ VI/ 2020 Tentang Hasil Seleksi Uji Kompetensi Melalui Penggalian Potensi Seleksi Secara Terbuka dan Kompetetitif Pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama.

Seleksi dikatakan Johardi dilakukan melalui empat tahapan, seperti Administrasi, Kompetensi, Gagasan Tertulis, dan Penyampaian Gagasan Tertulis Presentasi. Dari tiga tahap yang sudah dilalui, terpilih 18 ASN yang akan melalui proses yang terakhir yakni penyampaian gagasan tertulis dan wawancara.

“Proses seleksi dilakukan oleh tim Pansel dari Universitas Pancasakti dan Universitas Muhadi Setiabudi,” beber Johardi.

Sementara, Wali Kota Tegal, Dedy Yon Supriyono, yang membuka acara tersebut berharap baik panitia maupun peserta uji kompetensi tetap semangat menjalani seluruh tahapan. Pihaknya ingin menjamin dan memastikan bahwa pejabat yang terpilih nantinya dapat memenuhi kompetensi jabatan yang diperlukan.

Terlebih, pengisian jabatan tersebut telah dilakukan berdasarkan sistem kualifikasi secara adil dan wajar tanpa membedakan latar belakang ras, agama maupun asal peserta. Karenanya Dedy Yon menginginkan pejabat terpilih dapat memiliki kualitas yang sesuai kebutuhan.

“Saya berharap sekali yang terpilih memiliki kecakapan dan kualifikasi yang sesuai. Pejabat harus visioner serta kerja maksimal. Tidak hanya menggugurkan kewajiban, harus juga inovatif berfikir demi kemajuan Kota Tegal,” pungkasnya. (Haikal/ red10)

BERITA LAINNYA