Take a fresh look at your lifestyle.

Atasi TPA Overload, DLH Rencanakan Buka Zona 4

270

PEKALONGAN – Untuk mengatasi makin tingginya tumpukan sampah di Tempat Pembuangan Sampah Akhir TPA Degayu Kota Pekalongan, maka Dinas Lingkungan Hidup (DLH) tahun ini sedang membuat detail engineering desaign (DED) TPA Degayu untuk membangun atau membuka zona baru yaitu zona 4.
‘’Dengan zona baru ini, nantinya sampah yang baru datang bisa dibuang di zona baru tersebut,’’ kata Kepala DLH Kota Pekalongan, Purwanti yang dihubungi Suara Merdeka, kemarin.
Seperti diberitakan SM baru-baru ini, TPA Degayu Kota Pekalongan kini sudah overload. Sesuai ketentuan, ketinggian urukan sampah itu maksimal hanya enam meter tetapi di TPA Degayu sudah mencapai ketinggian 20 meter.
Dengan kondisi saat ini, DPRD memperkirakan, kemampuan menampung sampah hanya sampai dua tahun lagi. Karena itu, harus dicarikan solusi agar pembuangan sampah tidak mengalami kesulitan.
Mengenai saluran leachit yang sudah tidak layak, Purwanti membenarkannya. ‘’Memang saluran itu sudah tidak layak sehingga kalau pada musim hujan, akan terjadi banjir sehingga merembes ke daerah sekitarnya. Karena itu, dalam pembuatan DED TPA sekaligus dibuatkan perencanaan Intalasi Pengolah Air Limbah (IPAL) untuk mengolah air leachit sampah.
Sedangkan untuk mesin kompos di kawasan TPA yang diduga tidak rutin digunakan, menurut dia, mesin kompos itu baru difungsikan akhir tahun 2019. Saat itu, lantainya rusak ketika awal digunakan. Dengan demikian DLH langsung memperbaikinya.
Hanya saja, kini pekerja pada Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse dan recycle (TPS3R) kompos di TPA ini hanya satu orang . Demikian pula sampah organik sebagai bahan kompos juga hanya diambil dari ranting-ranting pohon yang ditebang. Dengan demikian, pengolahan sampah organik tidak tidak bisa dilaksanakan rutin tiap hari.
Ketua Komisi B DPRD Kota Pekalongan berharap, Pemkot harus mencarikan jalan keluar agar TPA yang luas tanahnya 5,8 ha itu bisa digunakan dalam waktu yang lama dan tidak hanya bertahan dua tahun lagi.
TPA di Degayu ini menurut dia, setiap hari menampung sekitar 3.000 ton sampah atau tiap hari rata-rata 100 ton. Pernah ada rencana membangun TPA Regional dengan beberapa kota tetangga, namun sampai saat ini tak ada perkembangannya. Untuk itu, perlu koordinasi dengan Gubernur Jawa Tengah agar TPA Regional itu bisa terealisir.

(trias.p-red15)

BERITA LAINNYA