Take a fresh look at your lifestyle.

7.000 Orang Ditargetkan Binda Jateng Terima Vaksin Covid-19

SLAWI, smpantura.com – Sebanyak 7.000 orang di enam wilayah di Jawa Tengah, ditargetkan bisa menerima vaksin Covid-19 dosis pertama dan kedua dari Badan Intelijen Negara Daerah (Binda) Jawa Tengah.

Mereka terdiri dari anak usia 6-11 tahun dan masyarakat umum yang tersebar di Kabupaten Banyumas, Wonosobo, Pekalongan, Tegal, Semarang dan Kota Pekalongan.

Kabinda Jateng, Brigjen TNI Sondi Siswanto, SH, MM mengatakan, vaksinasi anak atau pelajar usia 6-11 tahun sangat diperlukan mengingat anak juga rentan tertular virus corona.

“Dukungan orang tua dan guru sangat diperlukan untuk menyukseskan program pemerintah. Kami berharap, para orang tua semakin memahami pentingnya vaksinasi untuk anak mereka di tengah pandemi,” ujar Brigjen TNI Sondi disela kegiatan vaksinasi di Desa Pegerbarang, Kabupaten Tegal, Sabtu (15/1).

Sementara, program vaksinasi masyarakat umum secara secara door to door, terbukti efektif untuk meningkatkan partisipasi. Adapun jenis vaksin yang diberikan untuk mereka, menyesuaikan dengan ketersediaan dari Dinas Kesehatan.

Sedangkan khusus untuk anak usia 6-11 tahun, menggunakan vaksin jenis Sinovac yang sudah direkomendasikan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

“Alhamdulillah vaksin door to door sangat membantu warga. Terutama mereka yang memiliki keterbatasan menuju ke sentra-sentra vaksin,” jelasnya.

Adapun lokasi sentra vaksinasi yang didirikan Binda Jateng tersebar di enam lokasi dengan rincian satu lokasi door to door di Desa Randusari, Kecamatan Pagerbarang, Kabupaten Tegal.

Sementara lima lokasi lainnya yakni vaksinasi anak pelajar di SDN 1 Piasa Kulon, Kecamatan Somagede, Banyumas, SD Muhammadiyah Sudagaran, Wonosobo, SDN Pododadi, Kecamatan Karanganyar Kabupaten Pekalongan, SD Islam Kergon 02 Kota Pekalongan, SDIT Nurul Islam, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang.

“Dalam waktu dekat, kita akan programkan kembali vaksinasi Covid-19. Khususnya untuk vaksin tahap ketiga atau booster. Sementara ini kita sudah berjalan di beberapa daerah dengan sasaran lansia dan kelompok rentan,” imbuh Brigjen TNI Sondi.

Pelaksanaan booster, sambung Brigjen TNI Sondi, memiliki beberapa kriteria, di antaranya peserta minimal usia 18 tahun, dan telah mendapatkan vaksinasi lengkap minimal 6 bulan sebelum pelaksanaan vaksin booster. (T03-red)

BERITA LAINNYA