Take a fresh look at your lifestyle.

3.879 Nelayan Brebes Kini Diasuransikan

BREBES, smpantura.com – Sebanyak 3.879 nelayan di Kabupaten Brebes mendapat bantuan premi asuransi dari Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. Kartu Asuransi Nelayan ini diserahkan simbolis Bupati Brebes Idza Priyanti, di Hotel Grand Dian, Brebes, Kamis (2/12).

Bupati Brebes, Idza Priyanti mengatakan, bantuan premi asuransi ini bertujuan memberi perlindungan bagi nelayan kecil dalam menjalankan aktivitasnya. Hal itu sesuai amanat Undang-undang nomor 7 tahun 2016 tentang Perlindungan dan Pemberdayaan Nelayan, Pembudidaya Ikan dan Petambak Garam. “Wujud nyatanya, pemerintah memberi perhatian dengan program Asuransi Nelayan, sehingga bisa bekerja dengan tenang. Ini juga sebagai upaya dalam mengentaskan kemiskinan,” ujarnya.

Menurut dia, asuransi nelayan sangat diperlukan sebagai perlindungan saat mereka bekerja menangkap ikan. Meski demikian, ada jaminan asuransi, para nelayan harus tetap berhati-hati dan mematuhi segala aturan terkait keselamatan beraktivitas. “Jika terjadi musibah saat bekerja, nelayan bisa memperoleh santunan dari asuransi ini,” tandasnya.

Bupati berharap, bagi para nelayan yang belum tercover dan belum memiliki asuransi, supaya segera mengikuti asuransi dan mendaftarkan diri secara mandiri. “Seluruh nelayan harusnya punya Kartu Asuransi dan bagi nelayan yang belum punya jaminan asuransi nelayan, agar mengikuti secara mandiri,” sambungnya

Kepala Cabang PT Asuransi Ramayana Cabang Semarang, Ditya Anggoro menjelaskan, pemegang Kartu Asuransi berlaku selama 1 tahun periode jaminan 10 November 2021 sampai 10 November 2022, dengan besaran premi sebesar Rp 170 ribu per tahun. “Adapun nilai manfaat yang didapat dari Rp 20 juta hingga Rp 200 juta,” terangnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Brebes, Zuhdan Fanani mengungkapkan, dari 12.000 nelayan di Brebes, baru 3.879 nelayan yang mendapat alokasi bantuan. Harapannya, para nelayan bersemangat dalam beraktivitas tanpa terbebani dengan kesehatan ataupun kecelakaan kerja. Bila nelayan bisa tenang bekerja sampai kembali pulang dengan hasil yang bagus. “Sehingga kesejahteraan keluarga nelayan bisa terwujud,” katanya.

Lebih lanjut dia mengatakan, bantuan Kartu Asuransi Nelayan dialokasikan bagi 16 desa dari 7 Kecamatan yang memiliki potensi perikanan tangkap baik di pesisir laut maupun di perairan umum waduk. Di Kecamatan Losari alokasinya bagi 1.146 nelayan, Tanjung 531 nelayan, Bulakamba 1.234 nelayan, Wanasari 409 nelayan dan Brebes 421nelayan. “Sedangkan untuk di perairan umum waduk yakni, Desa Malahayu Kecamatan Banjarharjo sebanyak 109 nelayan dan Desa Winduaji di Kecamatan Paguyangan sebanyak 29 nelayan,” pungkasnya. (T07-red)

 

BERITA LAINNYA