Take a fresh look at your lifestyle.

21 Kasus Kekerasan Perempuan dan Anak Terjadi di Brebes

- Meski Berpredikat KLA

166

BREBES – Kendati telah mendapat predikat sebagai Kabupaten Layak Anak (KLA), tetapi hingga kini kekerasan terhadap perempuan dan anak masih saja terjadi di Kabupaten Brebes. Dalam lima bulan terakhir, tercatat sudah terjadi sebanyak 21 kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak di Kota Bawang ini.

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3KB) Kabupaten Brebes, Sri Gunadi Prawoko melalui SeKretaris DP3KB, Rini Puji Astuti mengatakan, dari data yang dimilikinya, hingga Mei lalu tercatat ada 21 kasus kekerasan pada perempuan dan anak. Rinciannya, 2 kasus dengan laki-laki dan 19 kasus dengan perempuan. Adapun kasus dengan korban anak ada 11 kasus dan korban perempuan (gender) ada 10 kasus “Hingga Mei lalu, kami mencatat sudah terjadi 21 kasus,” kayanya, Selasa (9/6).

Menurut dia, dari jumlah kasus yang terjadi tersebut, jika dibanding periode yang sama pada tahun lalu mengalami penurunan. Periode Mei 2019 lalu, tercatat ada sebanyak 28 kasus. Berarti ada penurunan sebanyak 7 kasusu. “Kalau melihat tahun lalu dengan periode yang sama, jumlah kasus ini menurun. Yakni, dari 28 kasus menjadi 21 kasus,” terangnya.

Lebih lanjut dia mengatakan, dari kasus tersebut, jenis kekerasan ada tiga macam. Yakni, 4 kasus kekerasan fisik, 6 kasus kekerasan psikis dan 11 kasus kekerasan seksual. Ironisnya, dari kasus yang terjadi itu, mayoritas para pelakunya merupakan orang dekat korban atau masih memiliki hubungan keluarga.”Terhadap persoalan ini, kita terus melakukan upaya antisipasi. Di antaranya, memberikan penyeluluhan kepada masyarakat. Terutama, orang tua agar menjaga anak-anak agar terhindar dari kekerasan,” pungkasnya.

(setiawan-red2)

BERITA LAINNYA