Take a fresh look at your lifestyle.

1.404 Warga di Brebes Terjangkit Tuberculosis

182
  • Pemkab Gencarkan Jejaring Layanan

BREBES – Hingga awal bulan Agustus ini, tercatat sebanyak 1.404 warga Brebes yang diketahui terjangkit penyakit  Tuberculosis. Untuk mengatasi itu, Dinas Kesehatan Kabupaten Brebes, kini terus menggencarkan jejaring layanan penangganan penyakit tersebut. Selain berbahaya, penyakit itu juga sangat mudah menular.

“Sesuai data kami, sampai bulan ini ada sebanyak 1.404 orang di Brebes yang menderita Tuberculosis. Meski jumlah ini mengalami penurunan dibanding tahun-tahun sebelumnya, tetapi kami tetap fokus dalam penanganannya karena ini penyakit mudah menyebar,” ujar Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Brebes, dr Sartono di sela-sela Workshop Jejaring Layanan Tuberculosis di ruang pertemuan Grand Dian Hotel Brebes, Senin (5/8).

Dia menjelaskan, di tahun 2016 lalu, jumlah penderita tuberculosis di Brebes ada sebanyak 1.465 orang. Kemudian, di tahun 2017 naik menjadi 2.609 orang. Di tahun 2018, kembali naik menjadi sebanyak 2.642 orang dan tahun 2019 hingga bulan Agustur ada sebanyak 1.404 orang. Sedangkan untuk daerah endemi, wilayahnya menyebar di seluruh Kabupaten Brebes. Artinya, di setiap kecamatan ada penderita penyakit tuberculosis. “Jadi, dari penderita yang ada ini kami serius tangani hingga sembuh. Di harapkan, hingga Desember nanti kalau ada kenaikan jumlahnya tidak banyak,” ujarnya.

Menurut dia, tuberculosis merupakan penyakit yang sangat berbahaya karena menyerang pernafasan. Jika kondisinya sudah akut bisa menyebabkan kematian. Di sisi lain, penyebaran penyakit tersebut juga mudah, bisa melalui batuk si penderita. “Untuk itu, kami sangat serius menangani masalah ini melalui berbagai cara. Salah satunya, dengan jejaring layanan yang dilaksanakan saat ini. Tujuannya, untuk mengompakan lagi semua petugas dan fasilitas yang dimilik dalam penanganan tuberculosisi ini,” ungkapnya.

Sementara Bupati Brebes Idza Priyanti berharap, selain Dinas Kesehatan, seluruh elemen masyarakat bisa terlibat dalam upaya mengurangi jumlah penderita tuberculosis di Brebes. Di samping mengurangi jumlah penderita, juga bisa mengantisipasi agar tidak terjadi penularan. Di sisi lain, Pemkab akan mendorong dalam pengalokasian anggaran, termasuk akan mendorong agar dana desa juga bisa digunakan dalam penanggulangan penyakit tersebut. “Melalui upaya ini, saya berharap jumlah penderita ini bisa dikurangi secara besar-besaran,” pungkasnya.

(Setiawan/ red2)

BERITA LAINNYA