Take a fresh look at your lifestyle.

Bayi 9 Bulan Diisolasi di RSUD Soeselo

166

SLAWI – Bayi berumur 9 bulan menjalani pemeriksaan intensif di ruang isolasi RSUD Dr Soeselo Slawi, Kabupaten Tegal, Selasa (17/3). Selain itu, RSUD Soeselo juga mengisolasi pelajar yang belum diketahui umurnya dan orang dewasa berumur 28 tahun yang mengalami gejala batuk, demam dan sesak nafas. Ketiganya juga memiliki riwayat perjalanan dari luar kota.

“Mereka saat ini masih di ruang isolasi,” kata Person in Charge (PIC) RSUD dr Soeselo Slawi, Kabupaten Tegal, dr Teguh Sukma Wibowo.

Dikatakan, ketiga pasien itu rujukan dari klinik dan dokter spesialis di wilayah Kabupaten Tegal, dan mereka datang ke rumah sakit dengan waktu yang berbeda. Diantaranya ada yang datang pada Senin sore dan Selasa pagi. Kendati masih dirawat di ruang isolasi, tapi pihaknya belum bisa menyebutkan diagnosa para pasien tersebut.

“Ketiganya belum diswab, jadi belum dipastikan confirm atau tidaknya,” jelasnya.

Dia mengaku terpaksa membawa ketiga pasien itu ke ruang isolasi karena mereka memiliki riwayat dari luar kota, yakni dari Bekasi, Depok, Jakarta dan dari kota yang terjangkit Virus Korona (Covid-19), sehingga penanganan harus maksimal.

“Kita masih menunggu pemeriksaan penunjang,” imbuhnya.

Direktur RSUD dr Soeselo Slawi dr Guntur Muhammad Taqwin membenarkan jika ada pasien baru yang dirawat di ruang isolasi. Namun, pihaknya belum bisa memastikan penyakit para pasien tersebut. “Belum pasti, harus dicek dengan pemeriksaan penunjang dulu, laboratorium, rontgen, dan lainnya,” katanya.

Diberitakan sebelumnya, RSUD Soeselo menerima dua pasien yang mengalami gejala mirip terpapar Virus Korona. Satu diantaranya dinyatakan negatif dari Virus Korona, dan satunya masih menjalani perawatan di ruang isolasi. Pasien dalam pengawasan yang dirawat di ruang isolasi, belum ada informasi lanjutan. (Wiwit-red03)

BERITA LAINNYA