Take a fresh look at your lifestyle.

Batang Targetkan Bisa Tampilkan Seni dan Budaya di Istana Negara

145

Batang Targetkan Bisa Tampilkan Seni dan Budaya di Istana Negara

BATANG – Bupati Wihaji menargetkan seni dan budaya Kabupaten Batang bisa tampil menari di Istana Negara Republik Indoensia. Itu merupakan bagian dari promosi budaya dan wisata guna mendukung visit Tahun Kunjungan Wisata Batang 2022.
“Setiap kegiatan harus memiliki target yang jelas, maka di hidang seni dan budaya melalui bintek kami menargetkan bisa tampil di Istana. Batang itu kaya akan kesenian dan budaya. Kalau Papua memiliki Tari Sajojo dan NTT Maumere yang kemudian terkenal, kini saatnya Batang tampil tingkat Nasional. Selain Simo Gringsing dan Serabi Kalibeluk, juga punya tarian Babalu,” ujar Bupati Wihaji Usai membuka Bintek Seni dan Budaya, di pendapa Kabupaten Batang, Kamis (1/8).

Sebagai bukti keseriusan tersebut Pemkab menggelar bimbingan tek. Selian itu, peserta akan diujikan dalam kompetisi seni dan budaya yang rencananya di gelar Taman Hiburan Rakyat (THR) Kramat. “Bintek ini memang sudah kali kedua yang tiap tahunnya bisa menciptakan tari kreasi baru seperti Tahun 2018 Tari Simo Gringsing dan tahun ini melahirkan tari Serabi Kalibeluk. Seni dan budaya itu memiliki karakter dan budaya Batang seni dan budaya menjadi kekuatan Batang, yang harus di uri – uri kembali semangatnya untuk menunjang program visit Batang 2022.

Wisata dan seni budaya selalu berintegrasi maka, keunikan dan inovasi serta kreativitas pelaku seni harus dilahirkan dan viralkan,” jelas Wihaji
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Batang Achmad Taufiq, mnuturkan, bintek merupakn bagian dari uri- uri budaya Jawa. Bertujuan mencari bibit-bibit pelaku seni tari, karawitan, dan sinden yang memiliki bakat dan potensi untuk dikembangkan.

Peserta Bintek berasal dari 15 Kecamataan pelaku seni atau seniman maupun pencinta seni. Sebagai narasumber Yoyok Bambang Priambodo dari sanggar Greget Semarang.
“Kami berharap melalui bimbingan teknik bisa melahirkan pelaku seni atau seniman dan budayawan bisa menjadi pemain profesional. Bukan sekedar hanya hobi saja tapi menjadi sebuah profesi yang lebih menguntungkan dan menjanjikan,”tandas Taufiq didampingi Kabid Kebudayaan Uting Kustantinah.
Dia menambahkan, hasil bintek tersebut tim kesenian Batang dengan tarian Prajurit Ki Ageng Gringsing yang mewakili Provinsi Jawa Tengah meraih juara umum dalam Karnaval Keprajuritan Nusantara yang berlangsung di Taman Mini Indonesia Indah (TMII) Jakarta 2018. ” Kami meminta doa restu masyarakat, Tim kesenian Guyub Rukun Kabupaten Batang dengan tarian Serabi Kalibeluk, akan tampil di Festival Budaya se-Jawa Tengah di Kabupaten Wonogiri, Sabtu (24/4) mendatang.”

(Arif/ red2)

BERITA LAINNYA