Take a fresh look at your lifestyle.

Banyak Makanan Berbahaya, BPOM Diminta Rutin Sidak Pasar dan Pabrik

102

SURADADI – Banyaknya makanan berbahaya yang beredar di pasaran membuat Anggota DPR RI Komisi IX, DR Hj Dewi Aryani MSi meminta kepada Badan Pengawasan Obat dan Makanan (Badan POM) untuk rutin melakukan inspeksi mendadak (sidak) di pasar dan pabrik. Hal itu dilakukan untuk memastikan produk makanan yang dijual aman untuk dikonsumsi. Terlebih saat Pendemi Covid-19, masyarakat harus mengkonsumsi makanan sehat untuk menjaga imunitas tubuh.

“Saya minta kepada Badan POM untuk secara rutin melakukan sidak ke pasar-pasar dan pabrik yang memproduksi makanan secara masal, dan harus dipastikan mereka memiliki ijin edar. Karena ijin edar menjadi salah satu indikasi jaminan menggunakan bahan yang aman bagi tubuh manusia,” kata Dewi Aryani saat menjadi nara sumber pada Sosialisasi Pemberdayaan Masyarakat bersama Badan Pengawasan Obat dan Makanan (Badan POM) di Rumah Aspirasi HD Desa Sidaharja, Kecamatan Suradadi, Kabupaten Tegal, Rabu (2/12). Sosialisasi dengan tema ‘Hidup sehat dengan obat dan makanan aman di tengah pandemi Covid-19, digelar mulai Senin-Kamis (30 November-3 Desember) yang dihadiri sekitar 100 undangan.

Politisi PDI Perjuangan dari Dapil Jawa Tengah 9 (Kota/Kabupaten Tegal dan Kabupaten Brebes) ini, minta agar masyarakat untuk waspada terhadap beredarnya makanan dan minumam yang mengandung zat berbahaya.

“Masyarakat harus tahu bagaimana memilih makanan aman dari bahan yang berbahaya,” ujar Dewi Aryani yang akrab disapa DeAr.

Untuk mengantisipasi itu, Dewi Aryani minta kepada Badan POM dan aparat terkait sidak ke pabrik-pabrik atau produsen yang memproduksi makanan-makanan. Terutama mereka yang memproduksi makanan dengan bahan-bahan berbahaya.

“Sekarang ini banyak ditemukan di pasar-pasar, makanan yang mengandung bahan berbahaya seperti pengawet dan pewarna sintetis,” tegas Dewi Aryani.

Badan POM, terang Dewi Aryani, menemukan produsen mie kuning yang menggunakan bahan pengawet. Karenanya, Dewi Aryani minta produsen untuk membuang produksi mie yang masih menggunakan bahan pengawet.

“Pada saat ini kita harus menjaga imunitas tubuh. Jadi apa yang dimakan harus benar-benar aman,” tandas Dewi Aryani.

Sosialisasi hidup sehat dengan obat dan makanan aman di tengah pandemi Covid-19, memberlakukan protokol kesehatan yang ketat. Semua undangan yang datang diperiksa suhu tubuh, cuci tangan, dan langsung mengukuti Rapid Test Covid-19. (*)

BERITA LAINNYA