Take a fresh look at your lifestyle.

Bantuan Penunggu Pasien Diminta Untuk Dialihkan

154

TEGAL – Adanya rencana Pemkot Tegal untuk memberikan bantuan bagi keluarga penunggu pasien di rumah sakit dinilai kurang tepat. Oleh karena itu, rencana tersebut diminta dialihkan untuk masyarakat tidak mampu yang belum masuk ke kepesertaan BPJS Kesehatan.

Menurut juru bicara Fraksi PKB DPRD, Efi Ifanah, persoalan dasar layanan publik yang menjadi kewajiban Pemkot Tegal saat ini yaitu pendidikan dan kesehatan. “Untuk layanan bidang kesehatan masyarakat Kota Tegal cukup baik dan ketersediaan fasilitas kesehatan tercukupi. Persoalan yang banyak muncul yakni jaminan kesehatan dan layanan kesehatan pengguna BPJS,” ujarnya.

Dia mengemukakan, Pemerintah Daerah perlu membangun tema-tema layanan kesehatan yang baik, inovatif, yang sesuai dengan konteks layanan kesehatan yang memberikan aksebilitas pada semua pengguna dengan basis hak layanan. Oleh karena itu, terkait visi dan misi Wali Kota Tegal tentang pemberian bantuan rawat inap bagi penunggu pasien dari keluarga tidak mampu, pihaknya menilai tidak tepat sasaran. Sebab masih banyak warga miskin yang belum memiliki BPJS Kesehatan yang bersumber dari APBD. “Efisiennya bantuan tersebut digunakan untuk pemberian BPJS Kesehatan yang bersumber dari APBD kepada warga miskin, dengan melibatkan lembaga independen untuk bekerjasama dalam pendataan warga miskin yang sampai saat ini belum terdata,” katanya.

Efi menegaskan, dengan upaya tersebut diharapkan ke depan seluruh masyarakat dapat merasakan kesejahteraan yang adil dan makmur. Sedangkan, terkait bantuan bagi lansia terlantar, pihaknya berharap kepada Pemkot Tegal untuk membuatkan balai lansia, khususnya bagi lansia yang tidak memiliki keluarga. Dengan demikian, semua bantuan yang diperuntukkan bisa lebih tepat sasaran dan target pencapaiannya bisa di ukur setiap tahunnya.(Wawan Hoed/Red2)

BERITA LAINNYA