Take a fresh look at your lifestyle.

Bantu Siswa Belajar, Desa Rembul Gratiskan Internet

107

BOJONG – Pemerintah Desa (Pemdes) Rembul, Kecamatan Bojong, Kabupaten Tegal menggratiskan internet kepada para siswa yang akan belajar online. Fasilitas bagi para siswa itu juga dimanfaatkan Pemdes Rembul untuk menyosialisasikan protokol kesehatan pencegahan Virus Corona (Covid-19).

“Silakan belajar di lingkungan balai desa. Tapi tetep dengan jaga protokol kesehatan,” kata Kepala Desa Rembul, Ibnu Efendi, Senin (10/8).

Ia mengatakan, fasilitas internet atau Wifi di balai desa bisa digunakan secara gratis bagi para siswa-siswi untuk proses belajar secara online atau daring. Wifi di balai desa itu ada dua, yakni gratis buat para siswa-siswi dan wifi satunya lagi buat akses kerja bagi perangkat desa.

“Saat para remaja atau siswa-siswi belajar di lingkungan balai desa, para pegawai desa terus melakukan sosialisasi bahaya Virus Corona, dan terus mengingatkan kepada para remaja agar hidup sehat, sering cuci tangan dan banyak lainnya,” terangnya.

Tidak hanya para siswa, kata dia, para remaja atau anak-anak juga sering ke balai desa atau ke ruang perpustakaan desa. Para remaja kadang pagi ke balai desa, dan terkadang malam hari.  “Kami dari pihak desa suka memantau anak-anak memakai internet buat belajar atau mengerjakan tugas sekolah. Jadi biar tidaak disalahgunakan buat maen game atau lainnya,” kata dia.

“Guru yang kebetulan rumahnya di Rembul juga ikut memantau,” tambah dia.

Rizal menambahkan, untuk mencegah  kerumunan atau membludak para remaja belajar online di lingkungan balai desa, pihaknya pun membuka internet gratis bagi para siswa-siswi semua tingkatan di rumah.

“Jadi siswa-siswi bisa pake internet di balai desa dan di rumah. Perpus desa juga sudah mulai ramai para siswa membaca buku,” ujar Rizal.

Salah satu Siswi SMK, Ira Alfuatun Hasanah mengaku sering ke balai desa di pagi hari bersama teman-temannya. Tujuannya untuk memakai internet gratis di balai desa. Kebetulan di balai desa menyediakan internet gratis buat proses belajar bagi para siswa sekolah semua tingkatan.

“Saya tidak punya pulsa internet. Saya ke balai desa untuk memakai internet buat belajar daring. Kaya belajar tatap muka via online dengan guru, via aplikasi dan lainnya,” pungkasnya.(Wiwit-red03)

BERITA LAINNYA