Take a fresh look at your lifestyle.

Banjir Tegal Mulai Surut, Warga Masih Waswas

178

* Polsek Sumurpanggang Tingkatkan Patroli Keamanan

TEGAL – Banjir yang menggenangi rumah warga di sejumlah wilayah Kota Tegal, kini sudah mulai surut. Sejumlah warga yang sempat mengungsi di Posko dan Pendapa Kecamatan Margadana pun, sudah berangsur pulang ke rumah.

Tapi sejumlah warga, terutama di kawasan permukiman yang terdampak parah di Kecamatan Margadana, masih waswas. Karena cuaca mendung disertai gerimis, kembali terjadi sejak sore hari.

UNTUK PENGUNGSI : Kapolsek Sumurpanggang Kompol Suwartoyo SH dan sejumlah personelnya saat mendistribusikan sejumlah bantuan untuk pengungsi di Kecamatan Margadana.(Foto : smpantura.com/Riyono Toepra-red07)

”Kalau hujan deras lagi ya terpaksa mengungsi. Apalagi kalau air sungainya mulai meninggi seperti kemarin malam (Minggu 26/1-red). Bisa banjir lagi seperti pada minggu malam kemarin,” ucap Wardi (53), warga Kelurahan Kaligangsa, Kecamatan Margadana, Kota Tegal.

Sejauh pemantauan, hingga sore kemarin, genangan air yang masih ada dan belum surut seluruhnya ada di RT 3 RT 4, dan RT 5, yang masuk RW 1 Kelurahan/Kecamatan Margadana.

NASI BUNGKUS : Kapolsek Sumurpanggang Kompol Suwartoyo SH dan sejumlah personelnya saat membagikan nasi bungkus ke warga yang mengungsi di Pendapa Kecamatan Margadana.(Foto : smpantura.com/Riyono Toepra-red07)

Di lokasi lainnya, di Kecamatan Margadana, ada di sebagian wilayah Kelurahan Krandon dan Kelurahan Sumurpanggang.

Kapolres Tegal Kota AKBP Siti Rondhijah SSi didampingi Wakapolres Kompol Joko Wicaksono SSTPi dan Kapolsek Sumurpanggang Kompol Suwartoyo SH, selain memberi bantuan nasi bungkus, juga berdialog dengan warga.

Dari dialog tersebut, warga menyadari bahwa wilayah permukimannya di Kelurahan Krandon, dekat pasar tradisional, termasih lokasi rendah dan cekung. Sehingga air mudah menggenang dan masuk ke rumah-rumah warga.

Menurut Kapolres, sejumlah masukan warga akan langsung disampaikan ke Wali Kota Tegal Dedy Yon Supriyono dan Wakil Wali Kota Tegal Jumadi. Agar persoalan kondisi wilayah yang mudah tergenang air, ada solusi penanganannya secara cepat dan tepat.

Tingkatkan Patroli

Sementara itu, berkait wilayah paling terdampak banjir seperti di Kecamatan Margadana, Polsek Sumurpanggang (Sumpang), akan terus meningkatkan patroli keamanan. Patroli itu dilaksanakan justru saat terjadi hujan deras.

Bila elevasi debit air sungai mulai meninggi dan genangan air di sejumlah permukiman warga, maka Polsek Sumurpanggang dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tegal, akan langsung menginformasikan ke warga.

Kemudian akan mengawal warga yang mengungsi ke lokasi yang aman seperti di Pendapa Kecamatan Margadana dan Terminal Bus Kota Tegal.

”Saat air menggenangi rumah warga pada Minggu malam dan Senin dinihari, kami bersama BPBD dengan perahu karet mengawal warga yang mengungsi,” terang Kapolsek Sumurpanggang Kompol Suwartoyo SH.

Selain mengawal warga, juga sejumlah personel yang berpatroli, juga memantau rumah yang ditinggalkan warga untuk mengungsi. Itu untuk mengantisipasi bila terjadi gangguan keamanan.

Bahkan aparat kepolisian di tengah-tengah warga yang mengungsi di Pendapa Kecamatan Margadana, melakukan trauma hearing.

Hal itu agar warga tidak panik, dan tetap terhibur dengan wejangan dari personel Binmas Polsek Sumurpanggang Aiptu Edi Halilintar SH.(Riyono Toepra-red07)

BERITA LAINNYA