Take a fresh look at your lifestyle.

Bangun Komunikasi dengan Nelayan, Edhy Prabowo Blusukan ke Tegal

134

TEGAL – Membangun komunikasi dengan nelayan, Menteri Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia, Edhy Prabowo turun langsung ke Pelabuhan Perikanan Pantai (PPP) Tegalsari, Kota Tegal, Selasa (7/7) siang.

“Kehadiran saya ke sini menjalankan perintah Presiden, untuk membangun komunikasi dengan nelayan. Ke depan tidak ada lagi nelayan yang tidak diperhatikan. Setiap ada secuil keluhan dari nelayan, itu menjadi tugas Menteri. Ada masalah apa, Menteri harus membela,” tegas Edhy membuka dialog.

Wakil Ketua Umum Partai Gerindra bidang Keuangan dan Pembangunan itu menjelaskan, selain membangun komunikasi, kehadirannya di Kota Bahari juga sekaligus untuk menunaikan perintah Presiden untuk membangun sektor perikanan budidaya.

Ihwal pembangunan komunikasi, Edhy mengaku hal itu berhubungan erat dengan nasib nelayan perikanan tangkap. Alat tangkap yang tidak diperbolehkan, menurutnya harus jelas pelarangannya. Termasuk ditegaskan pula alat tangkap penggantinya.

“Alat tangkap yang tidak boleh, harus ada jalan keluarnya yang tidak boleh itu penggantinya apa. Jangan dilarang, lantas disuruh mati kita di sini. Saya tahu, ada yang tidak boleh kita lakukan dan merusak lingkungan,” bebernya.

Dikemukakan Edhy, jauh beberapa waktu lalu pihaknya telah menemui sebagian besar nelayan yang mewakili kelompok cantrang, nelayan kecil dan nelayan besar. Dari kesemuanya pun sama, menyatakan siap diatur tetapi tidak mau dihilangkan.

“Diskusi panjang sudah terjadi. Sekarang waktunya menjalankan keputusan,” lantangnya.

Menurut Edhy, bagi kelompok yang merasa tidak setuju dengan kebijakannya, diminta bisa memberi masukan. Dirinya meminta tidak perlu melakukan protes dan bermain politik di publik serta tidak perlu terkenal di atas penderitaan orang lain.

Dalam kesempatan tersebut, Edhy mempersilahkan siapapun untuk memaki dan menghina dirinya. Termasuk menggambar dirinya dengan gambar yang paling buruk, yang belum pernah dilihat siapa saja.

“Saya tidak akan peduli dengan hal-hal tersebut. Selama saya yakin, kebijakan yang saya ambil dapat membuat kehidupan nelayan semakin baik dan memudahkan nelayan. Bukan sekadar yakin, karena di belakang saya banyak ahli-ahli perikanan,” pungkasnya. (Haikal/ red10)

BERITA LAINNYA