Take a fresh look at your lifestyle.

Bangkitkan Kembali Perikanan Pekalongan

130

DI era 90-an, kondisi perekonomian di Kota Pekalongan boleh dibilang sangat bagus. Salah satu yang mendukung pesatnya perekonomian tersebuk di sektor perikanan. Pada saat itu, TPI Pelabuhan Kota Batik masih berkembang sangat bagus dan sering menjadi singgahan kapal kapal nelayan dari berbagai daerah.
Tapi sekarang, kondisi di TPI cukup memprihatinkan, di mana sungai sudah tidak higienis, kemudian adanya pendangkalan di pinggir pelabuhan. Melihat hal tersebut, membuat salah satu anggota legislatif di Kota Batik, Isnaeni Ruhullah Khumaeni berkeinginan kembali membangkitkan sektor perikanan di daerahnya.
”Salah satu alasan kenapa saya mau mencalonkan diri sebagai anggota DPRD karena permasalahan ini,” tegasnya.
Anggota dewan dari Partai Nasdem ini setiap harinya sebagai salah satu pengusaha muda yang bergerak di perikanan. Makanya dia sangat tahu kondisi perikanan yang memang sangatlah memprihatikan diandingkan tahun-tahun sebelumnya. Masalah utama ketika kapal mau masuk ke pelabuhan,  kondisinya sangat dangkal.
Tentunya hal ini berimbas kepada kapal-kapal dari lua kota dan akan berpikir ulang masuk ke Pekalongan. Kalau tidak ada kapal yang masuk ke pelabuhan, dari mana pelaku usaha perikanan bisa mendapatkan ikan. Kapal nelayan dari Pekalongan yang berangkat ke laut akan berpikir dua kali apabila ingin kembali ke dearahnya. Adapun untuk menjual hasil tangkapan di laut, kapal tersebut bakal mendarat di sejumlah pelabuhan luar kota, seperti Tegal dan Juwana.
Kondisi seperti inilah yang menjadi salah misi menduduki anggota legislatif yakni ingin membangkitkan kembali bisnis perikanan di Kota Pekalongan seprti di tahun 90-an. Pada saat itu, roda perekonomian sangat bisa dinikmati oleh semua pihak dan sekarang realitanya ada pergesaran ekonomi.
Setelah duduk sebagai anggota dewan, Isnaini bertekat ingin mewakili aspirasi masyarakat nelayan dan bisnis perikanan supaya bisa berkontribusi untuk menyiarkan apa yang menjadi kendala di lapangan. Dengan memberikan penjelasan kepada anggota dewan lainnya, besar harapannya semua permasalahan bisa terurai dengan bagus. Ke depan, pembangunan dan pengembangan pelabuhan bukan lagi sekadar wacana, namun bisa direalisasikan dengan baik.
”Semoga antara eksekutif dan legislatif bisa bersama-sama agar dapat merealisasikan pembangunan pelabuhan. Jika sudah terealisikan, saya, yakin perikanan di sini bisa kembali seperti dulu lagi” katanya.
Sebagai salah satu pengusaha yang bergerak di bisnis perikanan, setelah terpilih sebagai anggota DPRD sepertinya kurang etis apabila tetap fokus pada pekerjaannya. Dikhawatirkan ada omongan yang mengatakan duduk di legislatif hanya untuk mengamankan pekerjaannya. Untuk itu, Isnaini akan mengurangi aktifitasnya dan fokus ke politik serta menyerap aspirasi masyarakat.

(Moch Achid Nugroho/ red2 )

BERITA LAINNYA