Take a fresh look at your lifestyle.

Balita Usia Sembilan Bulan Positif Covid-19

-Pasien Terkonfirmasi Positiif Covid-19 Menjadi Sembilan Orang

123

Slawi – Pasien terinfeksi virus Korona di Kabupaten Tegal bertambah satu orang, sehingga jumlah kasus terkonfirmasi positif Covid-19 secara keseluruhannya menjadi sembilan orang. Dari sembilan orang tersebut, satu orang diantaranya meninggal dunia dan satu orang lainnya sembuh.

Informasi ini disampaikan Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Pemkab Tegal dr Joko Wantoro,  Minggu (19/4) sore.

Joko mengungkapkan, satu  pasien konfirmasi positif Covid-19 adalah seorang balita laki-laki berusia 9 bulan asal Desa Kertaharja Kecamatan Pagerbarang.

Balita ini dinyatakan terinfeksi Covid-19 setelah  pemeriksaan swab menunjukkan hasil positif. Sebelumnya, balita tersebut merupakan pasien RSUD dr Soeselo Slawi dengan status Orang Dalam Pemantauan (ODP).

Joko menuturkan, pasien ini pertama kali masuk rumah sakit  Senin (6/4) , dengan keluhan demam, batuk, pilek, dan diare selama seminggu. Sepekan menjalani perawatan kondisinya membaik dan dipulangkan pada Senin (13/4).

“Meski saat itu statusnya adalah ODP, pasien tersebut tetap kita ambil swab-nya dan baru semalam hasilnya keluar dengan indikasi positif. Oleh karenanya balita ini kita jemput lagi dari rumahnya,”katanya.

Joko menduga, penularan virus ini terjadi lewat transmisi dari orang-orang terdekatnya. Hasil tracking tim medis Dinas Kesehatan Kabupaten Tegal ,  ada dua orang yang kontak erat dalam satu rumah. Kedua orang tersebut baru datang dari Bekasi dan Tangerang, yaitu ayah balita dan pamannya.

“Keduanya kami tetapkan sebagai Orang Tanpa Gejala (OTG) dan diisolasi secara mandiri di rumahnya dengan menerapkan physical distancing, mengenakan masker dan sejumlah protokol kesehatan lainnya,”katanya.

Isolasi mandiri tidak hanya diberlakukan pada ayah dan paman balita, tapi juga seluruh anggota keluarga lain yang tinggal serumah. Saat ini pihaknya juga sedang menunggu hasil rapid test ayah dan paman balita.

“Jika positif, maka akan dilanjutkan dengan tes swab untuk membuktikan transmisi lokal ini benar-benar sudah terjadi,” imbuhnya.

Menanggapi kasus kaburnya seorang PDP dari rumah sakit swasta di Kota Tegal pada Sabtu (18/4) malam, Joko membenarkan peristiwa tersebut. Joko menuturkan pasien tersebut adalah seorang laki-laki berusia 42 tahun dan memiliki riwayat perjalanan dari Jakarta.

“Pagi tadi sudah kami lakukan mediasi dan yang bersangkutan cukup kooperatif. Pasien sekarang sudah dirawat di RSUD Suradadi,”imbuhnya.

Ditanya soal alasan pasien tersebut meninggalkan rumah sakit tanpa izin, Joko mengatakan, pasien mengalami kepanikan karena baru kali pertama merasakan perawatan di ruang isolasi yang menerapkan protokol kesehatan tersendiri.(Sari/Red-06)

 

BERITA LAINNYA