Take a fresh look at your lifestyle.

Bakal Calon Bupati Mulai Dekati Pengurus Partai Politik

140

PEMALANG – Para pengurus partai politik di Kabupaten Pemalang mulai didekati bakal calon bupati. Komunikasi secara personal dengan para pengurus partai sudah dilakukan oleh bakal calon tetapi secara kelembagaan belum dimulai penjaringan.

“Penjaringan ataupun pendaftaran bakal calon bupati Pemalang melalui partai Golkar saat ini belum dibuka. Berdasarkan hasil rapat pengurus partai maupun dengan tim penjaringan, pendaftaran dimulai pada tanggal 10 Agustus 2019,” ujar Rabadi, Ketua tim penjaringan bakal calon bupati dan wakil bupati Pemalang Partai Golkar, kemarin.

Ia mengatakan, komunikasi para bakal calon bupati dilakukan masih berdasarkan kedekatan emosional. Artinya secara resmi melalui partai belum dilakukan, hal itu disebabkan para bakal calon masih mencari dukungan secara personal. Khusus di partai Golkar hingga saat ini sudah ada sekitar lima bakal calon yang melakukan pendekatan secara pribadi. Partai Golkar saat ini masih terbuka menjalin komunikasi dengan siapapun, baik dengan pimpinan partai maupun bakal calon. Terkait dengan kriteria bakal calon, Partai Golkar terbuka untuk siapapun,asalkan memenuhi syarat. Selain itu, bakal calon yang akan mendaftar harus benar benar dipikir secara matang tidak berdasarkan emosi sesaat. Bahkan terbukanya partai itu, bakal calon tidak harus berasal dari internal, tetapi non kader dipersilahkan untuk mendaftar.

“Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Kabupaten Pemalang mulai membuka penjaringan bakal calon bupati maupun wakilnya. Partai berlambang pohon beringin tersebut selalu terbuka untuk bakal calon yang berasal dari semua kalangan baik nasionalis, agamis, birokrasi, pengusaha maupun kalangan akademis,” imbuhnya.

Dia mengatakan, DPD Partai Golkar Pemalang terus melakukan rapat rapat dengan tim penjaringan bakal calon bupati dan wakilnya. Pembentukan tim penjaringan sudah dilakukan beberapa waktu lalu, dan saat ini tim masih menggodok aturan dan kreteria bakal calon. Pada prinsipnya partai Golkar terbuka untuk semua kalangan, siapapun dipersilahkan untuk mendaftar menjadi bakal calon bupati melalui partai tersebut. Pihaknya menganut sistim keterbukaan, dan semua tim maupun pengurus partai berhak untuk memberikan ide dan pemikiran terkait dengan pencalonan bakal calon bupati mendatang. Partai Golkar juga membuka pada masyarakat luas yang berkeinginan maju melalui partai itu dengan catatan mereka harus memiliki kapasitas dan kapabilitas. Meskipun demikian, pihaknya juga berfikir realistis, dimana untuk mengangkat bakal calon bupati harus berkoalisi dengan partai lain. Hal itu yang masih menjadi pembahasan diinternal pengurus partai Golkar dan tim penjaringan. Koalisi dengan partai lain hingga saat ini belum terbentuk, sebab politik masih sangat cair, tetapi partai Golkar tetap harus berkoalisi.(Jokowi/red3)

BERITA LAINNYA