Take a fresh look at your lifestyle.

Bachrudin Resmikan BLK di Ponpes Al Aziz Talang

183

SLAWI, smpantura.comAnggota Fraksi PKB DPR RI, Bachrudin Nasori meresmikan gedung Balai Latihan Kerja (BPK) Komunitas di Pondok Pesantren (Ponpes) Al Aziz Desa Kajen, Kecamatan Talang, Kabupaten Tegal, Senin (5/4). BLK Komunitas yang diperuntukan untuk pelatihan bahasa asing itu, diharapkan mampu mencetak para santri yang bisa bersaing dalam pasar global.

“Dengan adanya BLK di Ponpes Al Aziz, kami berharap para santri bisa mendalami bahasa asing sebagai bekal saat terjun di dunia usaha,” kata Bachrudin Nasori yang duduk di Komisi 1 DPR RI itu. Selain Bachrudin, peresmikan BLK Komunitas di Ponpes Al Aziz Talang, juga dihadiri Ketua DPC PKB Kabupaten Tegal, A Firdaus Assyairozi dan Pengasuh Ponpes Al Aziz, KH Wahid Hazim.

Dikatakan, BLK itu tidak hanya diperuntukan bagi para santri, tapi juga untuk masyarakat umum. BLK yang dibangun dengan dana APBN tahun 2020 sebesar Rp 1 miliar itu, akan memberikan pelatihan bahasa asing sebagai bekal masyarakat dalam mencari kerja. Hal itu juga sejalan dengan sebagian masyarakat yang bekerja di luar negeri.

“Banyak masyarakat Kabupaten Tegal yang bekerja di luar negeri. Ini kesempatan besar untuk mendalami bahasa, sehingga bisa lebih maksimal dalam bekerja,” ujarnya.

Ketua DPC PKB Kabupaten Tegal, A Firdaus Assyairozi menuturkan, perjuangan PKB dalam menyejahterakan masyarakat telah dibuktikan dengan berbagai program. Salah satunya menyampaikan aspirasi dalam pembuatan BLK di ponpes. Aspirasi Bachrudin tidak hanya di Ponpes Al Aziz, tapi juga di Ponpes Al Ikhsan Desa Kabunan, Kecamatan Dukuhwaru, Kabupaten Tegal.

“Harus dimanfaatkan secara maksimal, karena biaya pelatihannya sudah ditanggung pemerintah alias gratis,” ujarnya.

Pengasuh Ponpes Al Aziz, KH Wahid Hazim menyampaikan ucapan terimakasih kepada Anggota Fraksi PKB DPR RI, Bachrudin Nasori yang telah merealisasikan aspirasi dari para pengurus ponpes. Ia menilai, BLK Komunitas bahasa asing yang didirikan di Ponpes Al Aziz diyakni akan sangat bermanfaat bagi para santri. Namun, pihaknya juga tidak menutup kesempatan kepada masyarakat umum untuk ikut pelatihan di BLK itu.

“Kami akan buka kesempatan untuk masyarakat umum, namun harus bersabar karena pelatihan dilakukan terbatas untuk menjaga protokol kesehatan,” pungkasnya. (T05-re)

BERITA LAINNYA