Take a fresh look at your lifestyle.

Asdep Kemenko Kemaritiman dan Investasi Pastikan KIB Berjalan Lancar

81

BREBES – Proses pembangunan Kawasan Industri Brebes (KIB) dipastikan akan berjalan lancar. Kepastian ini ditegaskan Asisten Deputi (Asdep) Infrastruktur Dasar, Perkotaan dan Sumber Daya Air, Kemenko bidang Kemaritiman dan Investasi RI, Rahman Hidayat, saat berkunjung ke Pendopo Bupati Brebes, kemarin. Bahkan, Rahman Hidayat juga akan segera menggelar rapat koordinasi dengan seluruh unsur terkait, untuk menemukan faktor penghambat dan solusi penanganannya agar KIB bisa secepatnya dapat terbangun.

“Secepatnya kami akan gelar rakor dengan semua unsur terkait, untuk mendengarkan semua kendala, kebutuhan dan solusinya,” ungkap Rahman Hidayat.

Langkan ini, kata dia, agar proses pembangunan KIB tidak terkesan menggantung dan lamban. Pandemi Covid-19 memang menjadi salah satu kendala yang harus disadari bersama. Namun dengan berangsurnya pemulihan kondisi melalui adaptasi kebiasaan baru, diyakini bisa ada percepatan pembangunan KIB. “Sementara memang Pendemi Covid-19 menjadi salah satu kendala, tetapi dengan adaptasi kebiasaan baru, saya yakini bisa ada percepatan pembangunan KIB,” ujarnya.

Sementara Bupati Brebes Idza Priyanti mengatakan, kehadiran Asisten Deputi Infrastruktur Dasar, Perkotaan dan Sumber Daya Air Kemenko bidang Kemaritiman dan Investasi Republik Indonesia itu diharapkan bisa lebih mempercepat proses pembangunan KIB. Diharapkan juga bantuan dan arahan Pemerintah Pusat, agar KIB segera terbangun. Mengingat saat ini sudah banyak investor yang menunggu kejelasan untuk bisa membangun perusahaanya di Brebes. “Jangan sampai investornya lari dan pindah ke daerah lain,” katanya.

Sekda Pemkab Brebes Djoko Gunawan menambahkan, Pemkab Brebes sudah menyiapkan beberapa opsi lain guna mewujudkan pembangunan KIB. Salah satunya, dengan menyiapkan pihak ketiga yang sudah siap membantu pengembangan KIB. Itu akan dilakukan jika PT Wijaya Kusuma tidak sanggup melaksanakan pembangunan KIB. “Kita sudah siapkan beberapa opsi untuk mewujudkan KIB ini. Termasuk, opsi menyiapkan pihak ketiga jika PT Wijaya Kusuma tidak sanggup melaksanakan pembangunan KIB,” pungkasnya.

(setiawan/red2)

BERITA LAINNYA