Take a fresh look at your lifestyle.

Apa Yang Diperlukan Investor, Pemda Pemalang Siap Menyediakan

116

PEMALANG – Apa yang diperlukan, akan kami adakan atau Palugada dalam rangka untuk menarik investor agar bersedia berinvestasi di Kabupaten Pemalang. Hal itu disampaikan Bupati Pemalang, Mukti Agung Wibowo saat menghadiri acara Business Meeting dan Familiarization Trip Kawasan “Dewi Nadulang Experience 2021” Kabupaten Pemalang, di Hotel R-gina, Jumat malam (4/6).

“Salah satu program kami yaitu memaksimalkan Desa Wisata (Dewi), dan malam ini saya resmikan Desa wisata Nanas madu Pemalang (Dewi Nadulang). Harapannya melalui program tersebut akan membawa dampak positif bagi semua sektor, dan garis finisnya bisa membawa kesejahteraan bagi masyarakat,” ujar Bupati Mukti Agung Wibowo, saat menyampaikan sambutannya.

Ia mengatakan, pihaknya mengucapkan terimakasih pada Kompak yang telah menyelanggaran kegiatan tersebut yang bekerjasama dengan Dinas Pariwisata Pemuda dan Olah raga (Disparpora) Pemalang. Bupati berharap pada semua pihak agar ikut serta mendukung dan mensukseskan program tersebut dalam rangka menuju Pemalang aman, sejahtera dan makmur. Peran dari berbagai pihak sangat diperlukan, pihaknya meminta pada semua masyarakat untuk selalu menjaga kondusifitas Pemalang agar iklim investasi bisa berjalan baik. Bupati akan menggali potensi wisata yang ada yang berbasis desa, sebab potensi yang dimiliki daerah tersebut sangat besar khususnya dalam bidang wisata. Dengan adanya kegiatan seperti ini, merupakan langkah yang luar biasa, dimana bisa mempertemukan para penggerak wisata di Indonesia. Dalam acara tersebut hadir perwakilan dari berbagai travel agents, tour operator, pokdarwis, pengelola destinasi wisata, hotel dan resturant.

“Kegiatan keperantaraan pasar di Pemalang berfokus pada pengembangan kawasan Desa Wisata Nanas Madu Pemalang (Dewi Nadulang). KOMPAK sejak tahun 2019 telah melakukan asesmen di Kecamatan Belik, peningkatan kapasitas dan pendampingan kepada pelaku wisata di Pemalang,” tandas, Ana Desiwijaya, Manager Kompak Jateng.

Ia mengatakan, tujuan dari semua kegiataan tersebut adalah menjadikan kawasan Dewi Nadulang sebagai icon wisata di Kabupaten Pemalang. Karena sejatinya Kabupaten Pemalang dengan 27 Desa Wisata memiliki potensi yang besar untuk dapat mengurangi angka kemiskinan jika pengelolaan desa wisata dikelola secara benar. Kegiatan yang sudah dilakukan Kompak bersama off-taker dalam hal ini Caventer dalam mendampingi kawasan wisata Dewi Nadulang diantaranya adalah, melakukan asesmen wisata di 12 Desa di Kecamatan Belik. Hal itu dilakukan untuk mengidentifikasi potensi dan tantangan dalam pengembangan kawasan wisata di Kecamatan Belik. Bahkan juga dilakuka pelatihan pembuatan konten virtual tour bagi pelaku wisata di Pemalang sebagai upaya meningkatkan kapasitas promosi. Selain itu sekaligus sebagai cara bagi pelaku wisata untuk mendapatkan penghasilan tambahan di masa pandemic covid-19. Pihaknya berharap bahwa model keperantaraan pasar yang telah diujicobakan melalui kerjasama Pemerintah Pemalang dan Kompak dapat diadopsi untuk pengembangan komoditas unggulan lainnya di Pemalang, sebab model tersebut telah teruji untuk mengatasi persoalan peluang ekonomi.(T08-red)

 

BERITA LAINNYA