Take a fresh look at your lifestyle.

Antisipasi Aksi Teroris, Pengamanan Mapolres Brebes Diperketat

92

BREBES, smpantura.com – Pengamanan Mapolres Brebes, di Jalan Sudirman Kota Brebes, kini diperketat. Setiap tamu yang masuk ke lingkungan Mapolres langsung diperiksa dengan metal detektor, Kamis (1/4). Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi terjadinya aksi teror, menyusul adanya serangan teroris terhadap Mabes Polri, Rabu (31/3.

Pantauan smpantura.com di lapangan, sistem pengamanan di pintu masuk Mapolres Brebes nampak berbeda dari hari biasa. Di pintu gerbang Mapolres Brebes, sejumlah petugas dengan bersenjata laras panjang berjaga-jaga. Sementara setiap tamu yang masuk, selain harus melapor ke pos penjagaan, mereka juga harus menjalani pemeriksaan. Mereka diperiksa menggunakan metal detektor oleh petugas, termasuk terhadap barang yang di bawanya. Tak hanya itu, identitas tamu juga dicek secara seksama dan diminta meninggalkan indentitas diri, seperti KTP atau SIM.

“Sudah sejak semalam, kami perketat penjagaan di Mapolres, dan beberapa fasilitas penting lain milik Polri, termasuk kantor Satlantas Polres Brebes dan seluruh Mapolsek. Bahkan, saya semalam mengecek langsung pengamanannya. Ini kami lakukan sebagai antisipasi terjadinya aksi terorisme, menyusul penyerangan terhadap Mapolri,” ungkap Kapolred Brebes, AKBP Gatot Yulianto, Kamis (1/4).

Dia menjelaskan, perketatan pengamanan dilakukan dengan memeriksa setiap tamu yang masuk, dan menempatkan petugas dengan senjata lengkap. Selain barang bawaan, setiap tamu di Mapolres juga diperiksa indentitasnya. “Kita memang tempatkan personel dengan senjata lengkap di pintu masuk Mapolres. Perketatan pengamanan ini juga kami terapkan disuruh Mapolsek,” jelasnya.

Di samping penempatan personel, lanjut dia, pihaknya juga memasang CCTV untuk memonitoring aktivitas di akses masuk Mapolres Brebes tersebut. “Kami berharap melalui upaya ini Brebes tetap aman,” katanya.

Lebih lanjut Kapolres mengatakan, wilayah Brebes merupakan perlintasan warga dari luar kota karena lokasinya yang berada di daerah perbatasan Jawa Tengah dan Jawa Barat. Untuk itu, semua sektor pengamanan harus diperketat. Apalagi, di Brebes juga terdapat sedikitnya tiga orang eks napiter. Sehingga perlu mendapatkan perhatikan khusus. “Semua wilayah di Brebes menjadi prioritas pengamanan. Kami juga memberikan pengertian kepada eks napiter ini agar tidak ikut terpancing atas aksi di Jakarta dan Makasar. Alhamdulilah, mereka juga mengecam keras aksi itu,” pungkasnya.

(T07-red) 

BERITA LAINNYA