Take a fresh look at your lifestyle.

Anggota DPRD Tolak Pembangunan Waduk Bantarkawung

152
  • Usulkan Dipindah ke Cigunung

BREBES – Rencana Pemkab Brebes yang akan membangun waduk di Kecamatan Bantarkawung, Kabupaten Brebes, selain mendapat penolakan warga di dua desa, kini juga mendapat penolakan dari anggota DPRD Kabupaten Brebes. Wakil rakyat menolak lantaran pembangunan waduk di Bntsrkawung banyak merelokasi warga. Untuk itu, anggota DPRD meminta agar lokasi pembangunan waduk tersebut dipindah.

“Sudah sejak awal saya selaku wakil rakyat dari wilayah Bantarkawung menolak rencana pembangunan waduk ini. Ini karena akan banyak masyarakat yang terdampak,” tandas Anggota DPRD Kabupaten Brebes, Sudono, Minggu (8/12).

Seperti diberitakan sebelumnya, aksi demo menolak rencana pembangunan Waduk Bantarkawung kembali pecah di halaman Kantor Kecamatan Bantarkawung, Brebes, Sabtu (7/12). Itu adalah kali kedua warga memprotes rencana pembangunan waduk berkapasitas 1 miliar meter kubik itu. Aksi demo warga Bangbayang dan Bantarkawung tersebut dilakukan bersamaan dengan kegiatan Sosialisasi dan Konsolidasi Pelaksanaan Dana Desa 2019 di pendapa kecamatan yang dihadiri langsung bupati Idza Priyanti. Dalam aksinya, selain berorasi dan membentangkan spanduk, warga juga melakukan aksi bakar ban mobil.

Sudono yang juga anggota DPRD Brebes asal Bantarkawung itu menjelaskan, pihaknya menolak pembangunan Waduk Bantarkawung karena akan banyak melakukan relokasi terhadap warga. Lokasi pembangunan waduk yang direncanakan itu akan mengenai pemukiman penduduk, sehingga meraka harus direlokasi. Hal itu membuat warga resah, dan jka tetap dipaksakan pembangunan waduk tersebiut, nantinya akan menyengsarakan masyarakat. “Ini sudah tidak benar, kerena rakyat yang akan jadi korban,” ujarnya yang juga politisi Golkar Brebes.

Sudono mengaku, pihaknya juga sempat digeruduk warga untuk menyampaikan aspirasinya terkait rencana pembangunan waduk tersebit. Warga juga samgat kecewa atas Rencana Pemkab Brebes tersebut. “Untuk pengatasi ini, kami mengusulkan agar lokasi waduk di pindah diarahkan ke wilayah Sungai Cigunung Desa Sidangwangi, Kecamatan Bantarkawung. Nantinya waduk tidak lagi memamfaatkan Sungai Pemali tetapi digeser ke Sungai Cigunung,” ungkapnya.

Lebih lanjut dia mengatakan, jika waduk dibangun dengan memanfaatkan Sungai Ciginung, nantinya tidak akan ada relokasi warga. Sebab, di areal sungai itu tidak ada pemukiman warga. “Kalau di wilayah Sungai Cigunung tidak akan ada relokasi warga, karena tidak ada pemukiman di sana,” pungkasnya.

(bayu setiawan-red2)

BERITA LAINNYA