Take a fresh look at your lifestyle.

Alhamdulillah, 1.340 Hasil Rapid Test Acak di Tegal Non Reaktif

173

TEGAL – Sebanyak 1.340 rapid test telah digunakan Pemerintah Kota untuk mengambil sampel masyarakat secara acak di sejumlah pasar tradisional, mall, pemukiman warga hingga tenaga medis.

“Dari 1.975 rapid test yang kami miliki, 1.340 diantaranya sudah digunakan secara acak di beberapa lokasi. Alhamdulillah, hasilnya tidak ada yang reaktif,” ungkap Wakil Wali Kota Tegal, Muhamad Jumadi di Pendopo Ki Gede Sebayu, Jumat (29/5) siang.

Menurutnya, rapid test tersebut perlu dilakukan meski Kota Tegal sendiri telah kembali menjadi zona hijau dari Covid-19. Bahkan, kegiatan tersebut akan gencar dilakukan secara gratis guna memastikan tak ada klaster baru di Kota Bahari.

Selain itu, Pemkot Tegal kini juga memfasilitasi masyarakat untuk melakukan rapid test secara cuma-cuma alias gratis. Khususnya bagi masyarakat yang akan kembali ke beberapa daerah rantau setelah pulang kampung.

“Kita sediakan 5.000 rapid test gratis. Tapi, ini diperuntukkan bagi warga yang pulang kampung secara legal. Bagi yang kemarin pulang secara ilegal ya maaf-maaf saja,” tukasnya.

Sebab, apabila warga yang melakukan perjalanan secara ilegal namun tetap diberikan layanan rapid test gratis, dikhawatirkan justru akan ditolak saat sampai di daerah tujuan.

“Jika pulang ilegal dan berangkat kembali menjadi legal justru membuat petugas curiga. Salah-salah malah disuruh kembali ke Tegal lagi, kan repot,” imbuhnya.

Adapun masyarakat yang membutuhkan layanan rapid test, dapat menghubungi Dinas Kesehatan Kota Tegal. Untuk kemudian akan diarahkan menuju Puskesmas maupun Rumah Sakit yang ditunjuk. Setelah itu masyarakat yang dinyatakan sehat akan menerima surat keterangan sehat dan surat keterangan perjalanan.

“Semoga langkah ini dapat memudahkan warga Kota Tegal yang akan kembali ke daerah rantaunya,” tutup Jumadi. (Haikal/ red10)

BERITA LAINNYA