Take a fresh look at your lifestyle.

Ada 5 Kriteria PTM Bisa Dilaksanakan, Brebes Baru Terpenuhi 4

- Sistem Pembelajaran Disaat Covid-19

162

BREBES – Sebanyak 5 kreteria yang menjadi persyaratan dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), agar suatu daerah bisa melaksanakan Pembelajaran Tatap Muka ( PTM) bagi siswa TK hingga SMA. Namun dari semua kreteria tersebut, Kabupaten Brebes baru bisa memenuhi 4 kriteria. Sehingga sistem pembelajaran yang dilaksanakan saat ini masih menerapkan pembelajaran jarak jauh (PJJ).

Kapala Bidang (Kabid) Pendidikan Dasar (Dikdas) Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dindikpora) Kabupaten Brebes, Rojat mengungkapkan, setidaknya ada 5 kriteria yang harus dipenuhi satu daerah agar bisa melaksanakan PTM di tengah pandemi Covid-19. Kriteria yang harus sudah siap tersebut meliputi, kesiapan dari Pemerintah Daerah, kesiapan sekolah, kesiapan guru, kesiapan siswa dan kesiapan orang tua. “Dari 5 komponen yang harus dipenuhi ini, kita baru memenuhi 4 komponen. Sehingga, berdasarkan surat keputusan dari Pemkab Brebes pembelajaran yang diterapkan masih memakai sistem Belajar Dari Rumah (BDR) melalui PJJ,” ungkapnya.

Menurut dia, dari hasil pemantauan di lapangan dan masukan dari elemen masyarakat, 4 kriteria yang kini sudah terpenuhi dan siap di antaranya, kesiapan sekolah, guru, siswa dan orang tua. Kesiapan sekolah dinilai dari kesiapan seluruh sarana prasarana yang menyangkut standar protokol kesehatan (prokes) Covid-19, dan itu semuanya telah dipenuhi. Indikatornya, seluruh sekolah di Brebes saat ini telah mempunyai sarana prasarana
prokes, seperti tempat cuci tangan, alat pengukur suhu, masker bagi guru dan siswa, termasuk sistem penerapan jaga jarak. Selanjutnya kesiapan guru, jelas sudah siap karena pembelajaran adalah tupoksi guru. Kemudian, kesiapan siswa juga dinilai sudah siap, karena saat ini siswa sudah jenuh di rumah dan rindu akan lingkungan sekolah mereka. Sedangkan kesiapan orang tua, di Brebes juga sudah terpenuhi. Buktinya, para orang tua siswa di Brebes saat ini telah menyerahkan surat pernyataan terkait PTM tersebut.

“Meski 4 kriteria ini sudah terpenuhi, tetapi tinggal satu yang belum. Yakni, kesiapan pemerintah. Ini yang masih kami tunggu. Memang dalam hal ini pemerintah dilematis, sehingga sampai hari ini pemerintah masih menggunakan prinsip kepentingan keselamatan lebih diutamakan,” jelasnya.

Lebih lanjut dia mengatakan, dengan belum terpenuhinya semua komponen tersebut, sehingga hingga saat ini sistem BDR masih diterapkan untuk pembelajaran siswa di Brebes. Termasuk dalam pelaksanaan Ujian Tengah Semester (UTS) yang sekarang sedang berjalan. Sebagian sekolah ada yang menerapkan, siswa datang ke sekolah hanya untuk mengambil soal dan dikerjakan dirumah. Namun ada juga yang UTS dilaksanakan melalui darring.

“UTS ini kan bagian dari penilaian dan sebagai tanggungjawab sekolah, sehingga tetap kami laksanakan dengan sistemnya kami serahkan ke sekolah. Ada sekolah yang siswanya datang hanya untuk mengambil soal dan dikerjakan di rumah, ada juga yang melalui daring,” pungkasnya. (*)

BERITA LAINNYA