Take a fresh look at your lifestyle.

Ada 15 Adegan Saat Rekonstruksi Kasus Pembunuhan di Brebes

108

BREBES, smpantura.com – Jajaran Satreskrim Polres Brebes menggelar rekonstruksi atas kasus pembunuhan di Kecamatan Banjarharjo, Kamis (15/4). Dalam reka ulang itu, tiga tersangka melakukan sebanyak 15 adegan.

Kasus pembunuhan itu terjadi di sekitar SPBU Banjarharjo, Brebes, Sabtu 30 Maret 2021 lalu. Korbannya adalah Asep (40), warga Desa Kalibuntu, Kecamatan Pabedilan, Kabupaten Cirebon. Tiga tersangka yang diringkus, yakni Hendro (26), Akhmad (21)dan Fauzan (20), ketiganya warga Kecamatan Banjarharjo, Kabupaten Brebes. Sementara tiga pelaku lain yang terlibat penganiayaan itu, hingga kini masih buron dan masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) Polres Brebes. Kasus pembunuhan yang diawali dengan penganiayaan itu dilatarbelakangi masalah jual beli sepeda motor.

Proses rekonstruksi dilakukan di lokasi kejadian. Tepatnya, di salah satu tempat pengisian Bahan Bakar Minyak (BBM) di Kecamatan Banjarharjo. Rombongan polisi yang membawa tiga pelaku tiba di lokasi rekonstruksi sekitar pukul 10.20.

“Tadi dari hasil reka adegan, para pelaku ini melakukan kurang lebih ada 15 adegan,” ujar Kapolsek Banjarharjo, Iptu Teguh Iswanto di lokasi rekonstruksi.

Dari keterangan pelaku, ungkap dia, motif perbuatannya itu karena sepeda motor milik salah seorang pelaku dijual oleh korban. Namun uangnya tidak diberikan ke pelaku sehingga pelaku kesal dan menganiaya korban hingga tewas.

“Total ada enam pelaku. Dari enam ini berhasil kita amankan sebanyak tiga pelaku dan tiga pelaku lainnya masih buron. Para pelaku ini dikenakan Pasa 170, dengan ancaman kurungan penjara 12 tahun,” ungkapnya.

Sementara Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari Kejaksaan Negeri Brebes, Muhammad Amirudin mengatakan, rekonstruksi ini tidak lain bertujuan untuk mengetahui peran dari para tersangka. Dengan  demikian, pihaknya akan lebih jelas terkait peran dari para tersangka.

“Disini (pembunuhan) ada enam pelaku dan tiga orang yang diamankan. Sehingga, rekonstruksi ini bertujuan untuk mengetahui peran-peran dari para pelaku itu sendiri,” singkatnya.

(T07-red) 

BERITA LAINNYA