Take a fresh look at your lifestyle.

Abdul Haris Pimpin Baznas Brebes

- Siap Galang Zakat di Sektor Swasta

48

BREBES – Pengurus Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Brebes periode 2021-2026, dilantik Bupati Brebes, Idza Priyanti di Pendapa Kabupaten, Kamis (25/2). Terpilih sebagai Ketua Baznas Brebes, Abdul Haris yang menggantikan ketua lama, KH Chusnan Zein. 

Selain itu, dilantik juga para Wakil Ketua Basnaz Brebes. Yakni, Ahmad Toridin, Imam Sofan, Aqilatul Munawaroh, dan Mahali. Para pengurus Baznas itu dilantik setelah terpilih melalui seleksi yang dilaksanakan beberapa waktu lalu.

Ketua Panitia Seleksi Pengurus Baznas Kabupaten Brebes, Djoko Gunawan mengatakan, proses seleksi berlangsung cukup panjang, dimulai dari pengumuman sejak Juli tahun 2020 lalu. Kemudian, dilakukan seleksi administrasi, uji kompetensi dan wawancara. Dari tahapan seleksi tersebut terpilih 10 besar, yang kemudian disampaikan ke Baznas Provinsi Jateng dan Pusat, hingga terpilih menjadi lima orang yang saat ini dilantik. “Awalnya ada sebanyak 23 orang pendaftar. Setelah melalui tahapan seleksi, terpilih lima orang ini,” ujarnya.

Bupati Brebes, Idza Priyanti mengatakan, keberadaan Baznas diharapkan dapat memberikan manfaat sebanyak-banyaknya bagi umat, khususnya masyarakat Brebes. Baznas selama ini menjadi mitra pemerintah daerah, karena sementara ini dana yang dikumpulkan berasal dari zakatnya Aparatur Sipil Negara (ASN) di jajaran Pemkab Brebes. Diharapkan, kepengurusan yang baru itu bisa mengembangkan pengumpulan zakat dari sektor swasta, seperti karyawan perusahaan yang ada di Brebes. “Dari dana yang terkumpul ini, nantinya bisa kembali digunakan untuk kepentingan masyarakat. Contohnya, saat pandemi Covid-19 ini, Baznas Brebes telah berperan dengan menyalurkan ribuan paket sembako di 292 desa,” ucapnya.

Sementara Ketua Baznas Brebes yang baru, H Abdul Haris mengatakan, ke depan memprogramkan Baznas Brebes agar diberdayakan semaksimal mungkin untuk kemaslahatan. Termasuk, dalam pencarian sumber zakat tidak hanya dari kalangan ASN, tetapi juga dari kalangan pengusaha, para aghnia dan masyarakat Brebes yang berada di luar daerah. Dari pengumpulan zakat di ASN Brebes telah mencapai Rp 3 miliar. Ke depannya akan terus ditingkatkan lagi, sehingga Baznas dapat berkontribusi kepada pemerintah daerah, dalam upaya pengentasan kemiskinan.

“Ke depan selain kita menggandeng perusahaan agar menyalurkan CSR melalui Baznas, juga akan menitikberatkan pengembangan ekonomi secara produktif dalam penyaluran dananya. Untuk konsumtif hanya 20 persen, ekonomi produktif 40 persen dan untuk fakir miskin 40 persen,” paparnya. (*)

BERITA LAINNYA