Take a fresh look at your lifestyle.

97 Sepeda Motor di Tegal Disita, 1.147 Ditilang

123

* Sepekan Operasi Zebra, Terbanyak Pelanggaran Helm, dan Melawan Arus

TEGAL – Sebanyak 97 sepeda motor ”Bodong”, disita Sat Lantas Polres Tegal Kota, sebagai barang bukti pelaksanaan Operasi Zebra Candi 2019 di Kota Tegal, selama sepekan terakhir.

Kapolres Tegal Kota AKBP Siti Rondhijah SSi melalui Kasat Lantas AKP Ben Aras mengatakan, kendaraan itu diamankan karena pengendaranya tak dapat menunjukkan STNK dan SIM C. Jika hanya menunjukkan STNK, tanpa SIM C, maka STNK dijadikan barang bukti. Demikian pula sebaliknya.

”Tapi jika dua surat-surat penting ini tak bisa ditunjukkan, maka kendaraannya diamankan sebagai barang bukti. Karena itulah, sebelum berkendara, lengkapi dulu surat-surat kendaraannya,” tandas dia.

Dia mengungkapkan, selain menyita sepeda motor sebagai barang bukti, jumlah SIM yang diamankan sebanyak 403 lembar, dan STNK 909 lembar. Barang bukti tersebut akan dikembalikan bila pengendaranya sudah melalui proses sidang.

Tak Sesuai

Pelanggaran terbanyak dalam sepekan pelaksanaan operasi tersebut, untuk sepeda motor, pengendara atau pemboncengnya, salah satunya tak memakai helm. Bahkan ada pengendara memakai helm, tapi tak sesuai Standar Nasional Indonesia (SNI). Jumlah pelanggaranya tercacat 546 pengendara.

Hal penting yang menjadi perhatian, kasus pelanggaran pengendara melawan arus, baik pengendara sepeda motor maupun sopir mobil, jumlahnya juga cukup banyak. Untuk sepeda motor sebanyak 326 pengendara, dan mobil 113 orang.

Dari tujuh sasaran pelanggaran, dan pelanggaran lain yang ditemui personel Sat Lantas Polres Tegal Kota, sudah ribuan pelanggar yang ditilang, dalam sepekan. Tepatnya sebanyak 1.409 pelanggar yang ditilang.

Perinciannya yang ditilang, pengendara sepeda motor sebanyak 1.147 orang, sopir mobil penumpang 141 orang dan sopir mobil barang sebanyak 121 orang. Sebanyak 490 pengendara lainnya mendapat teguran.

”Saya berharap dengan penegakan hukum ini, akan meningkatkan kesadaran masyarakat dalam berkendara atau berlalu lintas,” ucap AKP Ben Aras.(Riyono Toepra-red07)

BERITA LAINNYA