Take a fresh look at your lifestyle.

Beraksi di Pekalongan, Komplotan Pembobol Rumah Kosong Ditangkap

181
  • Beraksi Lintas Daerah

PEKALONGAN – Komplotan pembobol rumah kosong lintas daerah dan beraksi di wilayah Kota Pekalongan, ditangkap Tim Resmob Satreskrim Polres Pekalongan Kota. Keduanya ditangkap ditempat persembuyiannya di daerah Jabar, usai beraksi membobol rumah kosong di Jalan Perintis Kemerdekaan No 06 RT 02 RW 15, Kelurahan Pasirkratonkramat, Kecamatan Pekalongan Barat, Kota Pekalongan, Rabu (1/1) lalu. Dari tiga pelaku, dua pelaku berhasil dibekuk, sementara satu pelaku lainnya masih dalam pengejaran. Kedua pelaku yang ditangkap, Ipang Priatna (25), warga Dusun Cikuya RT 17 RW 04 Kecamatan Selajambe, Kabupaten Kuningan dan Benny Rusli (51), warga Blok Kepudang RT 01 RW 03 Desa Kedungdawa, Kecamatan Kedawung, Kabupaten Cirebon. Dalam penangkapan tersebut, petugas juga berhasil mengamankan sejumlah barang bukti, diantaranya uang tunai Rp 2.047.000,-, satu unit gunting besi, satu unit obeng, satu unit mobil Daihatsu Xenia, yang digunakan pelaku sebagai sarana memperlancar aksinya. Disamping itu, disita pual satu unit cincin emas, brangkas uang yang telah dirusak tersangka.

Kapolres Pekalongan Kota AKBP Egy Andrian Suez, didampingi Kasatreskrim AKP Maryoto, dalam gelar perkara Mapolres Pekalongan Kota, Jumat (17/1) siang menjelaskan, aksi komplotan tersebut berawal ketika pemilik pada hari Rabu (1/1) lalu sekira pukul 12.30 Wib meninggalkan rumah dengan mengendarai mobil untuk pergi ke Bandara Ahmad Yani, Semarang, dalam rangka menjemput salah satu anggota keluarga yang baru datang dari Makassar. Saat itu, rumah ditinggalkan dalam kondisi kosong. Sementara, lampu rumah meski siang hari, dalam kondisi masih menyala. Kemudian, komplotan tersebut beraksi dengan membuka paksa pintu rumah, dan mengambil barang berharga dari rumah dimaksud. Selanjutnya, ketika korban pulang ke rumah, kondisi rumahnya sudah dalam keadaan berantakan. Dan, satu brangkas mini yang berisi uang, perhiasan dan berlian, dalam kondisi rusak. Atas kejadian itu, korban mengalami kerugian sekitar Rp 500 juta, kemudian melapor ke petugas kepolisian.

“Berkat kesigapan Tim Satreskrim, maka pelaku dapat didentifikasi, sebelum akhirnya berhasil ditangkap di daerah Jabar,” terang kapolres. Dikatakan, komplotan tersebut diduga telah beraksi di beberapa daerah, dan masih terus dikembangkan. Akibat perbuatannya, tersangka dijerat Pasal 363 KUHP tentang Pencurian dengan Pemberatan dengan ancaman hukuman kurungan penjara maksimal sembilan tahun. Sementara, Ipang Priatna, salah satu tersangka mengaku, sebelum beraksi <I>mobile<P> mengamati jika ada rumah kosong. Kemudian, pihaknya berbagi tugas, dua pelaku sebagai eksekutor, sementara satu pelaku mengamati dari luar rumah. “Ketika lewat di Pekalongan, kebetulan meski siang hari, ada rumah lampunya masih menyala. Kemudian kita beraksi,” tutur Ipang yang juga otak pembobolan. Dari hasil curiannya, sebagain telah dijual dan digunakan untuk membayar hutangnya. (Kuswandi/Red9)

BERITA LAINNYA