Take a fresh look at your lifestyle.

69.667 KPM  Mendapat Bantuan Beras Selama Tiga Bulan

-Pemkab Tegal Gelontorkan Rp 41,8 Miliar

132

SLAWI- Pemerintah Kabupaten Tegal melalui Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 akan merealisasikan bantuan paket sembako berupa beras 20 kilogram (Kg)  untuk setiap Keluarga Penerima Manfaat ( KPM ) yang terdampak pandemi Covid-19.

Bantuan paket sembako akan diberikan selama tiga bulan, yakni pada April, Mei dan Juni. Demikian hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Sosial Kabupaten Tegal, Nurhayati, Selasa (21/4).

Nurhayati mengatakan, bantuan beras akan diberikan kepada 69.667 Keluarag Penerima Manfaat (KPM). Untuk itu, Pemkab Tegal mengalokasikan anggaran sebesar Rp 41.890.200.000.

Dalam rapat koordinasi Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Tegal, Bupati Tegal Umi Azizah menginstruksikan  agar segera mungkin untuk merealisasikan terkait bantuan paket sembako berupa beras kepada warga masyarakat  yang terdampak pandemi  Covid-19 .

“Bantuan beras ini akan diberikan kepada warga yang terkena PHK, warga mudik tidak berpenghasilan, tidak bekerja, calon pencari kerja, pekerja informal, pelaku jasa transpotasi ( supir angkot, ojek, tukang becak dan kusir andong) . Kemudian pada kelompok rentan (penyandang disabilitas dan lanjut usia), nelayan dan terdampak kesehatan,”terang Nurhayati.

Secara rinci 69.667 KPM, meliputi  orang  terdampak kesehatan sebanyak 798 KPM  dengan rincian ODP 675 KK, PDP 75 KK dan OTG 48 KK, Pekerja informal ( pedagang lemprakan, pedagang keliling, petani, peternak, buruh harian, bengkel kecil, tukang semir dan tukang jahit sepatu) sebanyak 41.395 KPM, PHK/ pekerja yang dirumahkan sebanyak 1.066 KPM, pengemudi ( supir angkot, dan ojek online ) sebanyak 2.354 KPM, pemudik yang tidak bekerja sebanyak 4.127 KPM, calon pekerja 53 KPM.

Kemudian jaminan hidup lansia seabnyak 6.930 KPM, jaminjan hidup lansia reguler  667 KPM, difabel dan masyrakat rentan 9.014 KPM dan nelayan dengan jumlah sasaran 3.263 KPM.

Penerima bantuan tersebar di 287 desa/kelurahan yang ada di 18 wilayah kecamatan  KabupatenTegal.

Nurhayati menyebutkan, dampak pandemi Covid-19 berpengaruh pada semua aspek kehidupan masyarakat. Diantaranya harus kehilangan pekerjaan, pendapatan, sehingga perekonomian tidak berjalan normal.

“Bantuan dari Pemkab Tegal ini diharapkan dapat meringankan beban warga yang kehilangan pendapatan atau pekerjaan akibat pandemi Covid-19 terutama para pekerja di sektor informal , tukang becak, pedagang kaki lima , pelayan toko, pedagang makanan dan profesi lainnya yang biasa bersentuhan dengan jasa masyarakat,”sebutnya.

Menurut Nurhayati,  bantuan beras akan disalurkan melalui pemerintah desa/kelurahan masing-masing.Penerima bantuan diharapkan sudah bisa menerima secara bertahap mulai Kamis (23/4) sampai Sabtu (25/4).(Sari/Red-06)

 

 

BERITA LAINNYA