Take a fresh look at your lifestyle.

666 Anggota PPS Se Kabupaten Pemalang Dilantik

253

PEMALANG – Sebanyak 666 Panitia Pemungutan Suara (PPS) se Kabupaten Pemalang dilantik dimasing masing kecamatan. Hal itu dilakukan sebagai salah satu upaya untuk mencegah penularan atau penyebaran virus Covid 19 sesuai dengan Surat Edaran dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) pusat.

“KPU Pemalang rencananya menggelar pelantikan 666 anggota PPS di satu lokasi, tetapi hal itu batal sebab adanya larangan untuk berkumpul dalam jumlah banyak. Namun untuk tahapan dalam pemilihan kepala daerah tetap berjalan sesuai jadwal, khususnya terkait pelantikan PPS, untuk itu salah satu solusinya melantik mereka dimasing masing kecamatan,” ujar Ketua KPU Pemalang, Mustaghfirin, kemarin.

Dia mengatakan, terkait dengan tahapan pilkada di Pemalang yaitu pelantikan anggota PPS yang berjumlah 666 orang. Pada hari Minggu (22/3) semua anggota PPS yang tersebar di 222 desa dan kelurahan di Kabupaten Pemalang sudah dilantik dengan lancar, meskipun pelantikan dilaksanakan di kecamatan masing masing, hal itu tidak mengurangi kekhidmatan pelantikan. Mereka yang sudah dilantik selanjutnya diberi pembekalan sebelum bertugas sesuai dengan fungsinya masing masing. Salah satu tahapan yang tidak bisa diundur yaitu pelaksanaan pelantikan, namun untuk kegiatan lain yang tidak mendesak bisa dilaksanakan pada waktu yang lain, sambil menunggu kondisi membaik. Bahkan dalam SE KPU pusat nomor 4 tahun 2020 terkait pencegahan virus Covid 19, juga mengatur tentang kehadiran staf KPU diseluruh Indonesia untuk melakukan kerja dari rumah (Work From Home).

“Khusus untuk pelantikan anggota PPS dalam Pilkada tahun 2020 mereka dilantik oleh PPK, sebab KPU Pemalang sudah mendelegasikan ke PPK dimasing masing kecamatan. Bahkan sebelum masuk dan dilantjk setiap orang yang datang diperiksa suhu tubuhnya dan cuci tangan serta menggunaka masker untuk mencegah penularan virus Covid 19,” tandas Harun Gunawan, Komisioner KPU Pemalang.

Ia mengatakan, prosedur untuk mengindari penyebaran atau penularan virus Covid 19 berjalan sesuai aturan. Selain dicek suhu tubuh, dan wajib cuci tangan dengan cairan pembunuh virus atau bakteri, tempat duduk juga diatur sedemikian rupa agar antara satu orang dengan orang lain tidak berdekatan. Begitu juga saat pelaksanaan pelantikan, antara satu PPS dengan lainnya juga diberi jarak, hal itu sebagai salah satu wujud kewaspadaan. Bahkan dibeberapa kecamatan yang jumlah PPSnya banyak dibagi menjadi dua sesi, agar orang yang berkumpul tidak terlalu banyak. Hal itu disebabkan tempat duduk diatur dan diberi jarak minimal satu meter, sehingga sangat terbatas, sehingga harus dibagi menjadi dua sesi bergantian.(H77/Red_03)

BERITA LAINNYA