Take a fresh look at your lifestyle.

51.511 Kali Gempa Hembusan, Gunung Slamet Status Waspada

201

PEMALANG – Status Gunung Slamet, Kabupaten Pemalang meningkat dari normal pada level I menjadi Waspada pada level II. Penetapan peningkatan status ini berdasarkan pemantauan yang dilakukan Pusat Vulkanologi Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) di Pos Pengamatan Gunung Api (PGA) Gambuhan, Kecamatan Pulosari.

Camat Pulosari Ahmadi mengatakan pihaknya sudah menerima informasi peningkatan status Gunung Slamet.”Sudah ada surat edaran dari PVMBG mengenai status Gunung Slamet yang meningkat dari normal menjadi waspada,”kata Camat, Jumat (9/8).

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pemalang, Wismo menjelaskan berdasarkan hasil pengamatan visual yang dilakukan Pos Pengamat Gunung Api Slamet ke arah puncak  Gunung Slamet sejak Juni 2019  hingga 8 Agustus 2019 pada umumnya dapat teramati dengan baik. Asap kawah berwarna putih dengan intensitas tipis hingga tebal teramati dengan ketinggian maksimal 300 meter dari atas puncak.

“Data dari PVMBG gempa yang terjadi berupa hembusan dan tektonik di mana selama bulan Juni hingga 8 Agustus 2019 telah tercatat 51.511 kali gempa hembusan, lima kali gempa tektonik lokal dan 17 kali gempa tektonik jauh,”jelas Wismo.

PVMBG merekam adanya getaran tremor dengan amplitudo maksimum 0.5 – 2 mm. Getaran tremor ini masih terjadi hingga saat pelaporan. Energi kegempaan terdeteksi meningkat,secara gradual. Sementara itu pengukuran suhu mata air panas di tiga lokasi yang dilakukan PVMBG menunjukkan nilai 44,8 hingga 50.8 °C. Namun demikian secara visual belum teramati gejala erupsi.

“Dengan adanya peningkatan stsus Gunung Slamet kami memperingatkan dan mencegah warga agar tidak beraktifitas dalam radius dua kilometer dari puncak Gunung Slamet,”tegas Wismo.

(Ali Basarah/ Red2)

BERITA LAINNYA