Take a fresh look at your lifestyle.

UPS Tegal Gembleng MC Handal

143

* Datangkan Instruktur dari Paradita Semarang

TEGAL – Universitas Pancasakti (UPS) Tegal, menggembleng 15 orang dari kalangan dosen, karyawan dan mahasiswa untuk menjadi pembawa acara atau master of ceremony (MC) handal.

Pengemblengan itu dilakukan lewat kegiatan ”Pelatihan Master of Ceremony” di Ruang Pertemuan Yayasan Pendidikan Pancasakti (YPP), selama satu hari, Rabu (16/10). Dengan peserta yang dipilih berdasarkan kriteria yang telah ditentukan.

”Kami sangat membutuhkan personel handal di bidang MC, untuk memenuhi kegiatan-kegiatan yang digelar yayasan, universitas maupun kalangan mahasiswa. Karena itulah, pesertanya juga dari tiga kalangan ini,” terang Ketua Panitia Pelatihan MC, Dr Eddhie Praptono SH MH.

Dia mengungkapkan, kegiatan tersebut juga berkaitan dengan kegiatan lainnya dalam rangka peningkatan ketrampilan dan kemahiran sumber daya manusia (SDM) di perguruan tingginya.

Karena itulah, berkait dengan perkembangan komunikasi, pihaknya juga terlebih dulu telah menggelar pelatihan jurnalistik. Mulai dari penulisan berita, penulisan artikel ilmiah populer, hingga penulisan hasil penelitian yang akan dipublikasikan dalam jurnal ilmiah berskala nasional maupun internasional. Selanjutnya ditindaklanjuti dengan mengelar Pelatihan MC.

Kunci Penting

YPP selaku penyelenggara kegiatan Pelatihan MC, mendatangkan salah satu instruktur dari Paradita Profesional Comunication Service Semarang, Baety Bahagiawati. Kepada para peserta pelatihan, dia membeberkan beberapa kunci penting menjadi seorang mc yang handal.

Salah satunya adalah, perlu meningkatkan kepercayaan diri. Kemudian tahu situasi dan kondisinya. ”Lebih penting lagi adalah kesiapan mental, persiapan cukup matang dan penguasaan materi serta olah vokal,” ucap dia.

Beberapa tips penting lainnya yang dibeberkan instruktur pelatihan itu, antara lain, memahami peran apa yang akan dilakukan. Artinya ketika menjadi seorang pembawa acara, perlu tahu acara apakah yang akan berlangsung.

Mulai dari peresmian gedung, seminar, diskusi, launching produk, hingga acara seremonial lainnya seperti syukuran khitanan, pernikahan maupun pengajian atau ceramah dalam skala besar di tempat terbuka.

Situasi dan kondisi seperti itu perlu diketahui terlebih dulu. Hal itu agar seorang pembawa acara dapat mempersiapkan diri secara matang. Mulai dari penyusunan acara hingga kalimat-kalimat apa saja yang perlu disampaikan ke audiens.(Riyono Toepra-red07)

BERITA LAINNYA