Take a fresh look at your lifestyle.

410 Mahasiswa Universitas Bhamada Slawi Diwisuda

28

SLAWI, smpantura.com – Sebanyak 410 mahasiswa Universitas Bhamada Slawi, Kabupaten Tegal menjalani wisuda dalam Sidang Terbuka Senat Universitas Bhamada Slawi Wisuda XXVI Sarjana, Diploma IV, dan Diploma III Kesehatan serta Angkatan Sumpah Profesi secara online yang dipusatkan di Auditorium Drs Widodo Universitas Bhamada Slawi, Kamis (14/10). Dalam sidang itu, hanya dihadiri 12 perwakilan mahasiswa terbaik akademi dan terbaik kemahasiswaan.

Enam mahasiswa terbaik akademi, yakni 1. S1 Farmasi : Rima Harsa Atqiya Al Quraisi dari Program Studi (Prodi) S1 Farmasi dengan IPK 3,69, Merin Isriyani dari Prodi D4 Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) dengan IPK 3,78, Rani Dita Santika dari Prodi D3 Keperawatan dengan IPK 3,51, Niken Febritiaraningrum Adni dari Prodi D3 Kebidanan dengan IPK 3,55, Widya Ningrum dari Prodi S1 Keperawatan dengan IPK 3,56, dan Lutfi Al Faris dari Prodi Profesi Ners dengan IPK 3,60.

Sementara itu, mahasiswa terbaik kemahasiswaan, yakni Aminudin Zuhdi dari Prodi D3 Keperawatan, Mia Silviatur R A dari Prodi Profesi Ners, Efrida Nur Aini dari Prodi D4 K3, Novianti Indah Sari dari Prodi D3 Kebidanan, Rima Harsa Atqiya Al Quraisi dari Prodi S1 Farmasi.

Sedangkan mahasiswa yang diwisuda dari Prodi D3 Keperawatan sebanyak 88 orang, Prodi D3 Bidan sebanyak 37 orang, Prodi S1 Keperawatan sebanyak 99 orang, Prodi K3 19 orang, Prodi S1 Farmasi 95 orang, dan Profesi Ners 66 orang.

Rektor Universitas Bhamada Slawi, Dr Maufur MPd mengatakan, bekal yang telah diperoleh dari menimba ilmu di Universitas Bhamada hendaknya bisa diterapkan dan bermanfaat bagi masyarakat.

Sekda Tegal Widodo Joko Mulyono menuturkan, ruang pengabdian di bidang pembangunan kesehatan masyarakat masih terbuka luas. “Kita masih memiliki PR besar untuk meningkatkan indeks keluarga sehat yang nilainya baru 0,13, belum terkategori sehat. Indeks ini mengukur kecukupan gizi serta kesehatan ibu dan anak, pengendalian dua jenis penyakit yakni yang menular dan tidak menular, perilaku sehat di masyarakat, rumah dan lingkungan yang sehat, serta kesehatan jiwa,” pungkasnya. (Red-T05)

BERITA LAINNYA