Take a fresh look at your lifestyle.

40 Anak Rentan Terdampak Covid-19 Terima Bantuan dari DP3AP2KB

107

SLAWI- Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Provinsi Jateng menyerahkan paket bantuan pemenuhan kebutuhan spesifik anak kepada 40 anak di Kabupaten Tegal, Kamis (9/7).

Bantuan tersebut secara simbolis diserahkan oleh Kepala Bidang Keluarga Berencana dan Komunikasi Informasi dan Edukasi (KIE) DP3AP2KB Provinsi Jawa Tengah, Yuli Arsianto didampingi  Plt Kepala DP3AP2KB Kabupaten Tegal di Kantor DP3AP2KB Kabupen Tegal.

Paket yang dikemas dalam tas berwarna merah muda dan biru tua ini terdiri atas  sabun antiseptik. Makanan tambahan, biskuit, susu, vitamin anak, perlengkapan khusus anak dan masker.

Yuli Arsianto mengatakan, paket bantuan spesifik anak diberikan untuk memenuhi kebutuhan anak-anak. Bantuan  dari dana dekon pusat ini diberikan kepada anak-anak  usia 5 sampai 18 tahun.

“Untuk Jawa  Tengah mendapat bantuan sebanyak 1.400 paket.Selanjutnya disalurkan ke masing-masing kabupaten sebanyak 40 paket dan untuk kota sebanyak 35 paket.

Sebagai sasaran, lanjut Yuli, adalah anak-anak rentan terdampak Covid-19, diantaranya anak miskin yang masuk Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS), anak dengan disabilitas, anak korban kekerasan, anak yatim piatu (sebagai kepala keluarga) dan anak putus sekolah.

Yuli mengatakan, paket bantuan pemenuhan kebutuhan spesifik anak ini secara serentak akan diberikan kepada sasaran pad Sabtu (11/7) di seluruh kabupaten/kota. Pemberian bantuan ini sekaligus dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional.

Selain pemberian paket bantuan untuk anak, untuk melindungi kaum  perempuan yang terdampak Covid-19, DP3AP2KB Jateng  juga memberikan bantuan Jaring Pengaman Ekonomi (JPE).

“Karena suaminya  bekerja terkena PHK,sehingga tidak bisa mencari nafkah, nah  perempuan ini yang kita berdayakan,”sebut Yuli.

(smpantura.com/Sari)

JPE yang telah diberikan berupa pembuatan masker sebanyak 2.550.000 masker  . Untuk satu lembar masker mendapat  ongkos jahit Rp 3.000 per masker.

Kemudian JPE selanjutnya akan diberikan dalam bentuk pembuatan pelindung wajah (face shield). Untuk membuat face shield akan diberikan ongkos Rp 2.750 per buah.

Pembuatan masker dan face shield melibatkan kelompok dari kader PKK, penyandang disabilitas, GOW, perempuan kepala keluarga (Pekka).

Plt Kepala DP3AP2KB Kabupaten Tegal Retno Suprobowati menambahkan, untuk JPE tahap I, Kabupaten Tegal mendapat alokasi pembuatan masker kain sebanyak 69.000 lembar dari DP3AP2KB Jateng. Untuk mengerjakan masker tersebut melibatkan 46 kelompok. Setiap kelompok mendapat alokasi 1.500 lembar yang dikerjakan sepuluh orang .

Kepala Bidang Pemberdayaan Perempuan, Tien Mei Antiyas menyebutkan,masker yang dihasilkan selanjutnya diserahkan kepada gugus tugas percepatan penanganan Covid-19 Kabupaten Tegal, dikembalikan pada kelompok, provinsi, PKK dan GOW kabupaten.

Sementara untuk JPE tahap II akan diberikan dalam bentuk pembuatan pelindung wajah.

“Di Kabupaten Tegal akan diberikan kepada 55 kelompok. Tiap kelompok membuat pelindung wajah untuk orang dewasa sebanak 1.000 buah dan untuk anak-anak sebanyak 700 buah,”jelasnya.

Rencananya, hasil pembuatan face shield tersebut, 40 persen dikembalikan pada provinsi, sedangkan 60 persen untuk dimanfaatkan warga kabupaten. (Sari/Red-06)

 

BERITA LAINNYA