Take a fresh look at your lifestyle.

30 Kapal Nelayan Tegal Berangkat ke Natuna

141

TEGAL – Sedikitnya 30 kapal nelayan Pantura Kota Tegal resmi diberangkatkan menuju Perairan Natuna Utara oleh Kementerian Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Kemenko Polhukam) RI dan Pemerintah Kota Tegal, Rabu (4/3) siang.

Pelepasan dilakukan secara simbolis oleh Deputi Bidang Koordinasi Pertahanan Negara Kemenko Pulhukam, Mayjen TNI Rudianto, Wali Kota Tegal, Dedy Yon Supriyono, Dirpolair Polda Jateng, Kombes Pol Risnanto dan sejumlah instansi lainnya.

Dalam sambutanya, Mayjen TNI Rudianto mengatakan, Perairan Natuna menjadi salah satu zona ekonomi eksklusif yang dimiliki Indonesia. Keberadaanya, diklaim oleh negara tetangga seperti Malaysia dan Vietnam, yang hingga kini masih dalam tahap penyelesaian.

“Cina, kita tidak memiliki klaim dan tidak ada masalah. Terlebih, Cina tidak punya hak atas wilayah Natuna sesuai dengan perjanjian internasional. Hanya saja mereka mengklaim, nenek moyangnya pernah memancing di sana,” katanya.

Mayjen TNI Rudianto mengatakan, 30 kapal yang diberangkatkan membawa sekitar 25-30 anak buah kapal (ABK) dengan tujuan koordinat yang telah ditentukan. Mereka akan mendapat pengawalan keamanan selama memanfaatkan kekayaan Perairan Natuna.

“Ini merupakan yang pertama, sebagai pilot project. Jika hasilnya baik untuk nelayan dan negara, maka tidak menutup kemungkinan akan diterapkan untuk di daerah lain,” sebutnya.

Sementara itu, Wali Kota Tegal, Dedy Yon Supriyono mengatakan, ada sekira 900 nelayan yang ikut berangkat ke Natuna. Dirinya berpesan kepada nelayan, untuk senantiasa berdoa serta mempersiapkan kebutuhan yang akan digunakan selama berlaut.

Terlebih, waktu yang ditempuh melaut berbeda dengan biasanya. Dimana para nelayan Cantrang itu akan menghabiskan waktu sekitar dua bulan di Perairan Natuna Utara.

“Persediaan konsumsi, Bahan Bakar Minyak (BBM) dan obat-obatan harus dipersiapkan betul. Jangan lupa, jaga nama baik Tegal, bantu dan bersinergi dengan nelayan lokal di sana,” pintanya. (Haikal/red10)

BERITA LAINNYA