Take a fresh look at your lifestyle.

24 Mahasiswa UPS Tegal Lolos Magang Bersertifikat di BUMN

* Bersaing Ketat Dengan Mahasiswa PTN dan PTS di Seluruh Indonesia

382

TEGAL – Prestasi membanggakan ditunjukkan 24 mahasiswa Universitas Pancasakti (UPS) Tegal, yang lolos seleksi magang atau praktik kerja bersertifikat di 18 perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN), tahun ini.

Mahasiswa yang lolos seleksi magang bersertifikat, terbanyak berasal dari Fakultas Teknik. Yakni, dari Prodi Teknik Sipil sebanyak 13 mahasiswa dan Prodi Teknik Mesin ada tiga mahasiswa.

Lainnya berasal dari FKIP Prodi Pendidikan Bahasa Inggris (3), Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK) dua mahasiswa, dan satu dari FISIP Prodi Ilmu Komunikai. Mereka mulai magang atau praktik kerja, awal Januari hingga Juli tahun ini.

”Ini suatu kebanggaan. Baru kali pertama ikut seleksi, dan bersaing dengan seluruh mahasiswa dari perguruan tinggi negeri dan swasta, tapi mampu meloloskan 24 mahasiswa untuk ikut program magang bersertifikat di sejumlah BUMN,” terang Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan Dr Fajar Ari Sudewo SH MH, didampingi Kepala Unit Pelaksana Teknis Kerjasama dan Urusan Internasional Dr Yoga Prihatin MPd.

Program magang tersebut, kata dia, juga melatih penguatan enam karakter. Yakni, Creative, Critical Thinking, Collaboration, Communication, Compassion and Computational Thinking.

Program Mahasiswa Magang Bersertifikat (PMMB) BUMN, juga dapat mendukung Tracer Study. Yakni sebagai salah satu alat ukur kinerja, dan luaran perguruan tinggi, antara lain dalam membentuk mahasiswa yang siap bekerja.

”Harapan kami, kedepan UPS Tegal akan terus meningkatkan jumlah mahasiswa yang mengikuti PMMB BUMN yang digelar setiap tahunnya,” terang Dr Fajar Ari Sudewo SH MH.

Dr Yoga Prihatin MPD menambahkan, magang atau praktik kerja bersertifikat di BUMN, sebenarnya ditujukan bagi seluruh mahasiswa Indonesia sebagai bentuk untuk mempersiapkan sumber daya manusia (SDM) di dunia kerja atau industri.

Program magang yang merupakan terobosan dari Mendikbud Nadiem Makarim berkait program ”Kampus Merdeka, Merdeka Belajar”, melibatkan kerjasama Forum Human Capital Indonesia (FHCI) dengan Kementrian BUMN, untuk universitas di seluruh Indonesia.

Saling Berinteraksi

Perlu diketahui forum tersebut adalah wadah bagi para pengelola dan praktisi Manajemen Human Capital di lingkungan BUMN, untuk saling berinteraksi.

Antara lain, dengan melakukan pembelajaran, dan sinergi bagi para anggotanya, untuk kemajuan pengelolaan Human Capital di Indonesia.

”Karena itulah, kegiatan ini, menggandeng seluruh universitas negeri maupun swasta di Indonesia, untuk bergabung dalam kegiatan magang yang dilaksanakan setiap semester atau enam bulan sekali,” terang Yoga Prihatin.

Proses seleksi dilaksanakan dengan beberapa tahapan. Antara lain, setiap universitas harus memiliki kerjasama berbentuk memorandum of understanding (MoU) dengan FHCI.

Kerjasama itu untuk dasar kegiatan yang akan dilaksanakan. Selanjutnya proses rekruitmen dan seleksi, dilaksanakan sebelum penempatan magang, di seluruh BUMN di Indonesia.

Dari hasil penilaian akhir sesuai dengan kebutuhan kerja di BUMN yang ada di tanah air, dan pertimbangan penilaian dari FHCI, sebanyak 24 Mahasiswa UPS Tegal lolos seleksi untuk magang.

Mereka magang atau praktik kerja di 18 perusahaan yang merupakan BUMN. Antara lain PT Waskita, PT Adhi Karya, PT Bina Karya, PT BNI, dan PT BRI.

Hal menarik dari program magang bersertifikat tersebut, selain mahasiswa kelak bakal memiliki sertifikat magang di BUMN dimaksud.

Juga memiliki peluang untuk bekerja di tempat magangnya, bila kelak sudah lulus kuliah dan mengantongi gelar sarjana.

Selain itu, mahasiswa yang magang akan mendapatkan fasilitas, dan uang saku sesuai dengan perjanjian kerjasama (PKS) yang disepakati dua belah pihak.

Dalam seleksinya UPS bersaing dengan seluruh Perguruan Tinggi di seluruh Indonesia baik Perguruan Tinggi Negeri maupun Swasta.(Riyono Toepra-red07)

BERITA LAINNYA