Take a fresh look at your lifestyle.

206 Anak Peserta BPJamsostek Terima Beasiswa Pendidikan

77

PEKALONGAN,  smpantura.com-Sebanyak 206 anak ahli waris peserta Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (BPJamsostek) menerima manfaat beasiswa pendidikan dari BPJamsostek Cabang Pekalongan.

Beasiswa diserahkan secara simbolis oleh Wali Kota Pekalongan Achmad Afzan Arslan Djunaid bersama Kepala BPJamsostek Cabang Pekalongan Budi Jatmiko dan Kepala Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Slamet Hariyadi pada Sarasehan Peringatan Hari Buruh di Balai Latihan Kerja (BLK) Kota Pekalongan, Jumat (30/5).

Pembayaran beasiswa ditunaikan setelah aturan turunan dari Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 82 Tahun 2019, yaitu Peraturan Menteri Ketenagakerjaan (Permenaker) Nomor 5 Tahun 2021 efektif berlaku pada 1 April 2021.  Permenaker tersebut mengatur tentang Tata Cara Penyelenggaraan Program Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), Jaminan Kematian (JKM) dan Jaminan Hari Tua (JHT).

Berdasarkan Permenaker tersebut, beasiswa pendidikan anak diberikan kepada ahli waris peserta yang mengalami risiko meninggal dunia, dan atau kecelakaan kerja yang berdampak cacat total tetap atau meninggal dunia.

Budi Jatmiko menjelaskan, sesuai PP Nomor 82 Tahun 2019, peserta yang mengalami risiko meninggal dunia mulai 2 Desember sampai April, santunannya sudah diberikan semua. “Namun untuk beasiswa, saat itu belum diatur melalui Permenaker. Permenaker baru keluar tahun 2021. Ketika Permenaker keluar, kami harus menyelesaikan pembayaran beasiswa kepada ahli waris peserta,” paparnya.

Lebih lanjut Budi Jatmiko menjelaskan, manfaat beasiswa pendidikan program BPJamsostek ini menjamin pendidikan maksimal dua orang anak mulai jenjang Taman Kanak-Kanak (TK) hingga Perguruan Tinggi (S1). Besarannya, untuk TK dan SD Rp 1,5 juta pertahun, SMP Rp 2 juta pertahun, SMA Rp 3 juta pertahun dan Perguruan Tinggi Rp 12 juta pertahun. Maksimal per anak menerima Rp 87 juta dan untuk dua anak maksimal Rp 174 juta.

Beasiswa pendidikan bagi anak ahli waris ditargetkan selesai sebelum Lebaran nanti. “Kami diamanahkan manajemen, sebelum Lebaran kami harus susah menyerahkan beasiswa pendidikan kepada semua penerima manfaat. Saat ini kami tengah estafet mengejar waktu agar bisa menyerahkan beasiswa pendidikan kepada penerima manfaat sebelum Lebaran,” sambungnya.

Sementara itu, Wali Kota berharap, beasiswa pendidikan tersebut menjadi penyemangat bagi para peserta program BPJamsostek. “Mudah-mudahan ini jadi penyemangat untuk para pekerja supaya mereka merasa aman dan terjamin,” terangnya.

Pada kesempatan itu, Wali Kota juga berharap Peringatan Hari Buruh menjadi momentum awal untuk kebangkitan dan pemulihan ekonomi bagi semua jenis usaha di Kota Pekalongan. (P07-red)

BERITA LAINNYA