Take a fresh look at your lifestyle.

2021, Jalan Kertayasa-Kramat Akan Diperbaiki

95

KRAMAT – Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kabupaten Tegal berencana memperbaiki Ruas Jalan Kertayasa-Kramat di Kecamatan Kramat, Kabupaten Tegal tahun 2021 mendatang. Perbaikan dilakukan dengan anggaran pemeliharan.

“Kami akan berupaya memperbaikinya dengan anggaran pemeliharaan tahun 2021,” kata Kepala DPU Kabupaten Tegal Hery Suhartono melalui Kepala Bidang (Kabid) Jalan, Darso, Minggu (8/11).

Menurut dia, DPU akan mengecek ruas Jalan Kertayasa-Kramat yang mengalami kerusakan dalam waktu dekat. Pihaknya akan melihat kondisi kerusakannya supaya dapat dianggarkan melalui anggaran pemeliharaan tahun 2021.

“Nanti kita cek dulu seberapa kebutuhannya dan apakah bisa, kita tangani menggunakan dana pemeliharaan 2021,” ucapnya.

Dia berharap kepada masyarakat untuk bersabar. Pihaknya juga meminta maaf atas ketidak nyamanan para pengguna jalan. Pengguna jalan harus berhati-hati saat melintas di jalan tersebut. Dia juga meminta, masyarakat dapat mempertahankan fungsi jalan supaya tidak cepat rusak. Caranya, tidak membiarkan selokan atau drainase tersumbat yang mengakibatkan terjadinya genangan air saat hujan. Jika itu terjadi, maka daya rekat aspal akan hilang atau mengelupas.

“Kepada pemilik angkutan dimohon tidak melebihi tonase yang semestinya,” imbuhnya.

Lebih lanjut dikatakan, pabila anggaran pemeliharaan tidak mencukupi, disarankan masyarakat Desa Kertayasa mengusulkan anggaran perbaikan melalui Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat kecamatan yang dilanjutkan ke Musrenbang tingkat kabupaten. Karena sekarang ini, usulan pembangunan diawali dari bawah atau masyarakat. Usulan itu dilakukan pada tahun 2021 mendatang supaya tahun 2022 bisa dianggarkan.

“Kalau untuk anggaran peningkatan ruas jalan Kramat-Plumbungan, ada. Sudah dianggarkan tahun 2021 senilai Rp 1 miliar,” ujarnya.

Salah satu warga Desa Kertayasa, Radi (50) menuturkan, kerusakan jalan di ruas tersebut cukup parah. Aspal sudah banyak yang mengelupas dan membentuk kubangan dengan diameter yang besar. Dia berharap, jalan itu segera diperbaiki karena merupakan akses vital bagi warga di desa tersebut.

“Ini harus secepatnya diperbaiki sebelum kerusakannya meluas,” pintanya. (*)

BERITA LAINNYA