ESDM Bantuan Alat Konversi BBM ke BBG Kepada 400 Petani di Kabupaten Tegal

SLAWI – Kementerian Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) memberikan bantuan kepada 400 petani di Kabupaten Tegal. Bantuan yang diserahkan bersama Anggota Komisi VII DPR RI itu, berupa Konversi Bahan Bakar Minyak (BBM) ke Bahan Bakar Gas (BBG) di Aula Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Tegal, Rabu (18/11).

Penyerahan paket bantuan berupa pompa air, selang, LPG 3 kilogram, regulator, dan perangkat konverter lainnya dihadiri oleh sejumlah stakeholders dari perwakilan dari Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Kementerian ESDM Sugiarto, Anggota Komisi VII DPR RI Paramita Widya Kusuma, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Tegal Toto Subandrio, Staf Ahli Bupati Tegal Berlian Adji, dan Pejabat sementara (Pjs) Unit Manager Communication, Relations & CSR Pertamina MOR JBT, Marthia Mulia Asri.

Perwakilan dari Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Kementerian ESDM Sugiarto mengatakan, alat konversi BBM ke BBG sangat bermanfaat bagi para petani, karena bisa nenghemat sekitar 50 persen bahan bakar untuk pompa air.

“Tahun ini, Kementrian ESDM mendistribusikan 10 ribu paket ke 24 kabupaten/ kota di Indonesia, termasuk di Kabupaten Tegal sebanyak 400 unit,” katanya.

Pjs Unit Manager Communication, Relations, & CSR Pertamina MOR JBT, Marthia Mulia Asri menyampaikan dukungan Pertamina terhadap program yang dijalankan oleh pemerintah untuk mengkonversi penggunaan bahan bakar yang semula menggunakan bensin menjadi LPG, khususnya untuk kegiatan pengairan petani dalam penyiraman lahan pertanian.

“Dengan pemanfaatan bahan bakar gas, petani bisa menghemat kebutuhan energi untuk operasional hingga 30-50 persen. Perawatan mesin dengan LPG juga cenderung lebih mudah ketimbang mesin dengan BBM. Selain itu kadar emisi gas buang juga lebih sedikit jadi dapat berdampak baik untuk lingkungan,” imbuh Marthia.

Menurutnya, program konversi pertanian menggunakan gas sejalan dengan Peraturan Presiden No. 38 Tahun 2019 tentang Penyediaan, Pendistribusian dan Penetapan Harga LPG Tabung 3 Kg untuk Kapal Penangkap Ikan bagi Nelayan Sasaran dan Mesin Pompa Air bagi Petani Sasaran.

“Sebagai Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang menjalankan penugasan dalam pendistribusian LPG bersubsidi, kami mendukung program tersebut dan memastikan agar ketersediaan stoknya terjamin,” ujar Marthia.

Anggota Komisi VII DPR RI Paramita Widya Kusuma yang hadir menyebut program konversi BBM ke BBG merupakan salah satu program unggulan yang dicanangkan oleh Komisi VII.

“Gas LPG yang selama ini kita lihat sehari-hari untuk memasak, sekarang kita gunakan jadi bahan bakar pompa air, yang aman dan lebih hemat ketimbang menggunakan bensin,” ujar Paramita.

Dirinya juga mengingatkan agar para petani bisa memanfaatkan bantuan yang diterima dengan sebaik-baiknya.

“Bapak Ibu petani yang terpilih menerima bantuan harus digunakan dengan sebaik-baiknya, jangan sampai dijual,” tambah Paramita. (*)

Leave A Reply

Your email address will not be published.

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.