DKPP Tegal Sosialisasikan Penanaman Bibit Unggul dan Sistem Jajar Legowo

Tegal – Dinas Kelautan, Perikananan dan Pertanian (DKPP) Kota Tegal, terus melakukan koordinasi dengan para petani untuk menghadapi persiapan musim tanam 2021. Hal itu mengemuka dalam sosialisasi kepada Kelompok Tani Tambah Mulya di Kelurahan Krandon, Rabu (11/11).

Koordinator Petugas Penyuluh Lapangan (PPL) Margadana, Mohammad Azis Rizal menyebut, penyuluhan kepada petani terus dilakukan hingga akhir Desember 2020. Mereka diberikan sosialisasi untuk mempersiapkan diri melakukan program penanaman di 2021 mendatang.

Dalam kesempatan tersebut, pihaknya juga turut mengenalkan sejumlah inovasi pertanian. Seperti diantaranya, penanaman dengan bibit unggul dan sistem pertanian jajar legowo.

“Legowo itu berasal dari dua suku kata. Pertama itu lego yang berarti luas dan dowo itu panjang. Maksudnya, pada saat menanam itu petani dapat memberi celah sedikit pada lahannya. Tetapi tidak seperti celah yang ada seperti saat ini. Untuk lebih detail, akan ada praktik di lapangan,” ungkap Azis.

Kegiatan yang berlangsung selama kurang lebih 60 menit itu juga dimanfaatkan para petani untuk menyampaikan sejumlah aspirasi. Bahkan, dalam pertemuan tersebut mengemuka adanya penggunaan varietas inpari 42, pupuk subsidi dan kartu tani.

Salah seorang petani, Maksus mengeluhkan sulitnya mendapat pupuk subsidi di Kota Bahari. Dirinya mengaku, kerap dipersulit saat akan membeli pupuk bersubsidi. Maksus meminta, Pemkot dapat memberi solusi dan kemudahan untuk para petani.

Menanggapi hal itu, Azis mengaku, pupuk subsidi sesuai dengan arahan dari Kementerian Pertanian, dapat dibeli menggunakan Kartu Tani. Dimana pemberiannya, disertakan melalui Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok Tani (RDKK).

“Sesuai aturan pemerintah pusat, mulai 1 September 2020 wajib menggunakan Kartu Tani,” tutupnya. (*)

Leave A Reply

Your email address will not be published.

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.