Universitas Peradaban Bumiayu Gelar Dies Natalis Ke-6

BUMIAYU – Malam Puncak Dies Natalis ke-6 Universitas Peradaban Bumiayu (UPB) dilaksanakan Rabu malam (28/10, bertempat di Hall Orange Cafe Bumiayu. Kegiatan yang dihadiri civitas akademi itu berlangsung semarak, bertemakan “Kreativitas Tanpa Batas”.

Dalam acara itu juga diberikan penghargaan kepada para mahasiswa yang menjadi pemenang Duta Mahasiswa, Jungling Competition, Easport PES 2020 dan Lomba Video Inspiratif. Juara pertama lomba Jugling diraih Raihan nauval ramadhan, juara dua Agung prasetyo dan juara tiga. Andriyan zetano. Kemudian juara pertama E-SPORT PES 2020 dirah Laksamana Dwiki Nur Islami, juara dua Febrilania Nur Islami, juara tiga Fergi Syahrian Ardika dan juara empat Adnan Fatkhurohman. Sedangkan juara pertama Duta Mahasiswa Kategori Putra diraih Deni Awang Saputra dari Jurusan PGSD. Sementara untuk kategori Putri diraih Leony Agustina Wowor dari Jurusan Ilmu Komunikasi. Adapun juara pertama lomba Video Inspiratif versi Kamu diraih Amirul Hakim, juara dua Atut Khofifah, dan juara Kevin Lutfiansah. Dies Natalis ke-6 UPB juga dihadiri perwakilan BEM Se-BREGAS (Brebes, Tegal dan Slawi).

Presiden BEM UPB, Royke Loru dalam sambutannya menyampaikan, “semoga dalam diesnat ke-6 ini Visi Misi Universitas Peradaban tercapai, dan mahasiswa terus bertambah”. Berbeda dengan pelaksanaan pada tahun-tahun sebelumnya, ini merupakan malam puncak yang diadakan pertama kalinya, “Hari ini menjadi awal adanya Malam Puncak Diesnatalis, semoga dapat terus ada dan semakin baik setiap tahunnya,” jelas Royke yang juga putra Maluku tersebut.

Berbagai rangkaian diesnatalis diadakan sekaligus untuk mengembangkan kreativitas mahasiswa. “Pemilihan Duta Mahasiswa, Jungling Competition, Easport PES 2020, Lomba Video Inspiratif dan kuliah umum merupakan rangkaian diesnat tahun ini,” imbuh Royke.

Rektor UPB yang diwakili Wakil Rektor III, M. Shofi Mubarok M.Pd. hadir dalam Malam Puncak Diesnatalis ini serta menyambut baik acara tersebut. Shofi juga berharap rangkaian acara diesnatalis menjadi wahana untuk menumbuhkan potensi mahasiswa. “Jadikan Diesnatalis wahana untuk menumbuhkan potensi kalian para mahasiswa,” tegas Shofi dalam sambutannya.

Hadir juga anggota Shafa Brebes, Rumah Peradaban Brebes (Yayasan Rumah Cinta Brebes), mas Edward Natanael Widodo, sekaligus ketua IMM Kabupaten Brebes, Viqi Nur Sekha, karena Mas Muhammad Munawir Lasiyono tidak bisa hadir, allhamdulillah beliau hadir, semoga BEM Bregas Selalu Solid dan tetap sebagai Agent of Change Brebes. (*)

Leave A Reply

Your email address will not be published.

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.