Perusahaan Rokok Minta Tarif Cukai Rokok Dibatalkan

KRAMAT – Perusahaan rokok di wilayah Kabupaten Tegal meminta rencana kenaikan tarif cukai rokok dibatalkan. Kenaikan tarif itu dinilai akan mengurangi penjualan rokok yang juga berimbas pada Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) para karyawan pabrik rokok.

Pengurus Serikat Pekerja Rokok Tembakau Makanan Minuman (SP RTMM) Pengurus Unit Kerja (PUK) PT Tegal Jaya Makmur Sejahtera, Widiya Andriyani dan Ria Ambar Lestari mengatakan, pabrik rokok Sigaret Kretek Tangan (SKT) yang berada di Desa Munjungagung itu menyerap 1800 tenaga kerja. Dari jumlah itu, 97 persen perempuan dan sebagian ijazah pendidikannya SMP. Mereka merupakan tulang punggung keluarga, karena suaminya bekerja sebagai petani, nelayan dan buruh lepas. Sejauh ini, pendapatan mereka sudah di atas Upah Minimum Kabupaten (UMK). Sejak 5 tahun terakhir, para buruh di perusahaan tersebut khawatir karena produksi rokok mengalami penurunan. Parahnya lagi di tahun 2020 ini. Selain karena kenaikan tarif cukai dan HJE yang tinggi, juga dihadapkan dengan pandemi Covid-19.

“Kami sangat khawatir, karena kenaikan cukai dan HJE untuk SKT di tahun 2021 bisa menambah beban berat yang dipikul industri, sehingga mengancam keberlangsungan tenaga kerja di SKT,” ungkapnya.

Bupati Tegal Umi Azizah saat dikonfirmasi terkait rencana kenaikan tarif cukai rokok, belum bisa memutuskan.

“Saya tidak bisa memutuskan sendiri. Harus melibatkan dinas terkait,” kata Umi Azizah, saat ditemui di kantornya, Kamis (15/10).

Sejak ada kabar tentang rencana kenaikan tarif cukai rokok, Umi mengaku sudah mendapat keluhan dari sejumlah buruh atau karyawan perusahaan rokok di Kabupaten Tegal. Mereka berharap agar kenaikan itu ditiadakan. Hal itu karena mereka khawatir jika tarif cukai rokok naik bakal berimbas pada pengurangan karyawan.

“Kemarin sudah ada masukan (dari karyawan perusahaan rokok). Nanti masukan itu akan kami kaji bersama,” ucapnya.

Umi tak menampik jika tarif cukai rokok naik, dapat mengancam pengurangan tenaga kerja. Dengan begitu, jumlah pengangguran bakal bertambah.

“Intinya, nanti akan kita rembug (musyawarah) lagi,” ucapnya berulang.(*)

Leave A Reply

Your email address will not be published.

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.