33 UMKM Pemalang Ikuti Program Sertifikasi Kompetensi Kerja

PEMALANG – Sebanyak 33 pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Kabupaten Pemalang mengikuti Program Sertifikasi Kompetensi Kerja (PSKK) Tahun Anggaran (TA) Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) 2020. Kegiatan tersebut mendapat apresiasi serta dukungan dari pemerintah daerah dan pelaku UMKM atas terlaksananya kegiatan sertifikasi kompetensi digital marketing di Pemalang.

“Pengakuan kompetensi ini memang di butuhkan oleh pelaku usaha agar lebih percaya diri menjawab tantangan perkembangan teknologi yang semakin pesat. Terutama di masa pandemi dimana banyak bisnis konvensional yang sulit untuk bertahan dan memasarkan produk jasanya, melalui kegiatan ini diharapkan kesulitan yang dihadapi pelaku usaha bisa teratasi,” ujar Kepala Dinas Kominfo Pemalang, Nugroho Budi Raharjo saat membuka acara, baru baru ini.

Dia mengatakan, memajukan UMKM di era IT sangat penting, sebab melalui media daring pelaku UMKM bisa memasarkan produknya. Harapanny dengan kegiatan itu para pelaku UMKM di Pemalang dapat berkiprah di kancah nasional maupun Internasional. Roy Buana selaku Manager Sertifikasi di LSP Teknologi Digital juga menyampaikan agar tenaga kerja memiliki standar profesi yang telah diakui oleh negara dan di dukung oleh asosiasi profesi maupun asosiasi industri. Harapannya daya saing bisnis menjadi semakin kompetitif dan produktif agar terciptanya penyerapan banyak tenaga kerja. Pihaknya berharap agar kegiatan itu terus berkesinambungan agar dapat meningkatkan perekonomian di Pemalang.

“Peserta uji kompetensi adalah calon tenaga kerja dan tenaga kerja melalui serangkaian kegiatan uji kompetensi. Uji kompetensi dilaksanakan secara efektif, efisien, terukur dan tertelusur dalam rangka percepatan pengakuan sertifikasi kompetensi,”ujar Ketua BNSP Kunjung Masehat

Dalam kegiatan ini LSP Teknologi Digital menggandeng lembaga diklat profesi Gooshi(Google School Indonesia) untuk memberikan pendalaman materi kepada peserta. Kistiawan selaku Founder Gooshi dan juga Praktisi Digital Marketing banyak memberikan tips dan trik kepada pelaku UKM untuk konversi ke bisnis digital. Kistiawan menambahkan di era revolusi industri 4.0 ini kita juga mengenal istilah disruption era dimana banyak profesi-profesi yang digantikan oleh Teknologi Digital. Namun di dunia digital marketing muncul okupasi-okupasi baru yang banyak di butuhkan oleh DU/DI.(Joko Widodo/Red_03)

Leave A Reply

Your email address will not be published.

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.