Pelajar Bumiayu Raih Medali Perunggu IEO Kazakhstan 2020

BUMIAYU- Pelajar asal Kecamatan Bumiayu, Brebes, Pranindiska Sulistyo Naistana, mengukir prestasi internasional. Ya, siswa SMA 1 Bumiayu ini, baru saja meraih medali perunggu Internasional Ekonomic Olympiad (IEO) Kazakhstan 2020 pada 7 -13 September.

Torehan medali yang diraihnya tersebut turut mengantarkan Indonesia sebagai juara umum ke dua dengan raihan satu emas, tiga perak dan satu perunggu. Sementara juara pertama dan ketiga diraih Brasil dan Rusia.

“Alhamdulillah. Tentu sangat senang bisa meraih prestasi ini. Keberhasilan ini tidak lepas dari dukungan sekolah, orang tua dan teman-teman,” kata Pranindiska Sulistyo Naistana,  kemarin.

Diska, begitu panggilan akrab Pranindiska Sulistyo Naistana, adalah salah satu dari lima wakil Indonesia dalam kompetisi pelajar paling bergengsi tersebut. Empat lainnya adalah siswa dari SMA 108 Jakarta, SMA Taruna Nusantara Magelang, SMA Pesantren Al Bayan Sukabumi, SMA Darmayuda Pekanbaru.

IEO 2020 diikuti 29 negara. Ajang bergengsi ini semestinya digelar di Kazakhstan. Namun karena pandemi virus korona, kompetisi dilakukan secara daring.”Saya mengikuti kompetisi secara daring dari Hotel Ibis Serpong, Tangerang,” kata Diska yang tahun ini diterima di Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia (UI).

Dikatakan Diska, ada tiga materi yang diujikan pada IEO tersebut. Yaitu financial literacy game, economics dan business case.”Dalam business case, kami mempresentasikan solusi pemasaran vaksin Covid-19 dan kemudian menjawab pertanyaan dewan juri,” paparnya.

Putri pasangan Nur Muttaqin-Nurdjannah Sulistijati, warga Muncang, Desa Jatisawit, Kecamatan Bumiayu itu berharap, prestasi yang diraih bisa menjadi motivasi bagi adik-adik kelasnya.”Tidak ada yang tidak mungkin. Sepanjang kita berusaha dan bekerja keras, pasti bisa,” ujarnya.

Kepala SMA 1 Bumiayu Khumaedi mengaku bangga luar biasa. Menurutnya, empat tahun terakhir ini sekolahnya selalu menempatkan siswanya di ajang OSN.”Tapi tahun ini sampai ke tingkat internasional dan meraih medali,” katanya. Dikatakan, sekolahnya memang membidik OSN untuk mengukur kualitas pendidikan dan kemampuan siswa.”Kami ada tim OSN. Tahun ini, tiga siswa kami juga maju ke OSN bidang ekonomi dan astronomi,” ujarnya diamini guru pembina OSN Endis Tagora.(Teguh Tribowo/Red38)

Leave A Reply

Your email address will not be published.

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.