Siswa SMKN 2 dan Pengasong Terbitkan Buku Antologi Puisi

Semangat Literasi di Tengah Pandemi

0 21

TEGAL – Pandemi tak menyurutkan semangat para siswa SMK Negeri 2 Kota Tegal untuk terus belajar dan berkarya. Hal itu dibuktikan dengan diterbitkannya Buku Antologi Puisi yang berjudul ‘Merindu Pulang’.

Kepala Perpustakaan SMKN 2 Kota Tegal, Dr Yusqon mengatakan, diluncurkannya buku tersebut tergerak dari semangat para siswa pada saat awal menjalani pembelajaran jarak jauh (PJJ).

Tepatnya pada Maret 2020 lalu, seluruh siswa diminta tetap aktif melakukan kegiatan yang berhubungan dengan membaca dan belajar. Hingga pada akhirnya, timbul sebuah inspirasi untuk membuat buku dengan cara yang sedikit unik dari biasanya.

Dengan dipandu Pustawakan Perpustakaan Wisanggeni, Diana serta Ketua Komunitas Baca Tulis (Kobuta), Anjani, yang merupakan siswa Kelas AK3, maka terbentuklah sebuah rencana. Sekitar 20 anak dihubungi secara individu, untuk dimintai berkontribusi menuliskan puisi.

“Selama dua bulan, puisi demi puisi mulai terkumpul secara online. Sebagai bentuk apresiasi kepada anak-anak, kami turut menggandeng sejumlah pihak untuk bisa memberi kata pengantar dan testimono,” ungkap Yusqon.

Mereka yang terlibat dalam pengantar, sambung Yusqon, diantaranya Budayawan Tegal, Eko Tunas, Ketua Dewan Kesenian Kota Tegal (DKT), Yono Daryono, Penulis dan juga Penggiat Literasi, Maman Suherman (Kang Maman), Kepala Disdikbud Cabang XI, Samsudin dan KS Agus Darmono.

Tak hanya itu, dalam buku tersebut juga tertulis sebuah testimoni yang diberikan langsung oleh Bunda Baca Tegal, Roro Kusnabillah Dedy Yon Supriyono.

“Isi dari antologi puisi mengisahkan suka duka sekolah dimasa pandemi. Ada marah, benci, rindu, sayang dan suasana lain, bercampur aduk penjelasan siswa-siswi yang tergabung dalam Kobuta,” bebernya.

Ditambahkan Yusqon, yang juga Pengelola TBM Sakila Kerti, selain menerbitkan Antologi Puisi dari siswa, pihaknya melakukan hal yang sama dengan menggandeng para pedagang asongan di Terminal Tegal.

Para warga belajar Terminal Kejar Paket A, B, dan C dibimbing secara intensif oleh Guru Pembimbing, Asti serta para Dosen Bahasa Indonesia, Universitas Pancasakti (UPS) untuk membuat puisi dengan bekal dari belajar membaca dan menulis di Sekolah Terminal.

“Alhamdulillah, berkat kemauan yang tinggi, para pengasong di Terminal Tegal bisa menerbitkan Buku Antologi Puisi yang berjudul ‘Balada Stanplat’,” tukasnya. (Haikal/ red10)

Leave A Reply

Your email address will not be published.

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.