78 Persen Permintaan Informasi Publik Tak Dipenuhi

0 23

SLAWI – Sekitar 78 persen permintaan informasi publik dari masyarakat di tahun 2020 tidak dipenuhi Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID). Hal itu dikarenakan data yang diminta pemohon tidak dimiliki PPID.

Hal itu disampaikan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Tegal, Dessy Arifianto saat Rapat Evaluasi dan Bintek PPID Pembantu tahun 2020 di Gedung C Setda Tegal, Rabu (12/8). Dalam rapat evaluasi itu, Dessy membeberkan permintaan informasi publik pada tahun 2019. Di tahun ini, sebanyak 170 permintaan informasi dari 13 orang yang mengajukan permohonan. Dari jumlah itu, sebanyak 108 permintaan dipenuhi. Sedangkan, 10 permintaan tidak dipenuhi, 41 keberatan, 11 sengketa, dan 1 sengketa berhasil dimediasi.

“Dalam setahun ini hingga Juli 2020, ada 18 permintaan dari 7 orang. Sebanyak 4 permintaan dipenuhi, dan 14 permintaan informasi tidak dipenuhi. Untuk keberatan dan sengketa belum ada,” terangnya.

Sementara itu, lanjut dia, alasan PPID tidak memberikan informasi kepada pemohon, diantaranya informasi yang diminta di luar penguasaan PPID, informasi atau data yang diminta tidak tersedia di PPID, dan PPID pembantu tidak bersedia memberi informasi yang diminta. Selain itu, OPD yang sudah mengirimkan informasi badan publik jumlahnya sangat kecil. Dari 48 OPD, sekitar 14 OPD yang datanya mendekati lengkap. Bahkan, ada beberapa OPD yang belum sama sekali mengirimkan informasi badan publik. Kelengkapan yang harus dimiliki OPD dalam memenuhi informasi badan publik, diantarana Kerangka Acuan Kerja (KAK), Profil Badan Publik, Program dan Kegiatan, Website, dan PPID.

“Penilaian Keterbukaan Informasi Publik PPID Utama Kabupaten Tegal tahun 2019 mendapatkan nilai dari website hasil klarifikasi sebesar 11 poin, SAQ verifikasi 81,51 poin, dan uji publik nilai 86. Jumlah penilaian sebesar 68,55 poin,” katanya.

Ditambahkan, jika melihat dari kategori penilaian, Kabupaten Tegal belum masuk kategori apa pun. Hal itu dikarenakan kategori cukup rentan nilai antara 70-79, kategori baik 80-89, dan kategori sangat baik 90-100.

“Untuk tahun 2020, kami targetkan masuk kategori sangat baik,” tekatnya.

Sementara itu, Kabid Informasi dan Komunikasi Diskominfo, Kusnianto memaparkan tentang PPID Pembantu di lingkungan Pemkab Tegal. Tujuannya untuk memberikan standar bagi badan publik dalam melaksanakan pelayanan informasi publik, menjamin pemenuhan hak warga negara untuk memperoleh akses informasi publik, dan menjamin terwujudnya tujuan penyelenggaraan keterbukaan informasi sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Keterbukaan Informasi.

“Kami berharap adanya peningkatkan pelayanan informasi publik di lingkungan badan publik untuk menghasilkan payanan informasi publik yang berkualitas,” harapnya. (Wiwit-res03)

Leave A Reply

Your email address will not be published.

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.