Penjual Hewan Kurban di Tegal Ketiban Berkah Pandemi

0 109

TEGAL – Sejumlah penjual hewan kurban di Kota Tegal mengaku mulai kebanjiran order dari konsumen di tengah pandemi Covid-19. Bahkan, pada H-24 Idul Adha ini mereka sudah merasakan berkah peningkatan omset hingga lima persen.

“Kemungkinan akibat pandemi, tidak ada yang berlibur dan jalan-jalan, sehingga uangnya dialihkan untuk berkurban tahun ini. Alhamdulillah di tempat kami penjualan hewan kurban ada peningkatan sedikit,” ungkap Jaka Purnama, pemilik Peternak Amanah Aqiqah, Senin (6/7) siang.

Peternakan yang berada di Jalan Surabayan, Kelurahan Panggung, Kecamatan Tegal Timur, sejauh ini telah menjual sedikitnya 103 hewan kurban. Diantaranya 10 ekor sapi dan selebihnya domba hingga kambing jawa. Sementara jika dibandingkan tahun lalu dengan kurun waktu sama, hanya 90 ekor saja.

Jaka memprediksi, kenaikan akan terus terjadi hingga H-10 Idul Adha. Bahkan, pihaknya optimis dapat menjual 400 ekor hewan kurban pada tahun ini. Terlebih, harga hewan kurban cenderung stabil dan tidak mengalami kenaikan.

“Kambing berbagai ukuran kami ada semua. Mulai dari harga kisaran Rp 2 juta hingga Rp 4 juta. Untuk domba harganya mulai Rp 2-4 juta dan harga kambing jenis Merino Rp 3,8 juta hingga Rp 4,5 juta. Sedangkan sapi, kami membuka harga mulai dari Rp 18 juta hingga Rp 23 juta,” tukasnya.

Untuk menjaga bobot ternaknya, Jaka mengaku menggunakan pakan olahan khusus dan pilihan. Sebab, dengan pakan olah tersebut akan menghasilkan hewan kurban yang besar namun stabil dan urine tidak berbau.

Ihwal banyaknya tempat ibadah yang tidak menyelenggarakan kurban pada tahun ini, Jaka mengaku menyediakan jasa pemotongan kurban. Namun, pihaknya membatasi kepada konsumen yang akan menitipkan proses pemotongan.

“Informasinya banyak masjid musala yang tidak menggelar pemotongan kurban karena Covid. Kami juga siap menerima pemotongan. Namun, orang yang berkurban hanya bisa menyaksikan pemotongannya saja. Nanti setelah prosesnya selesai daging dan lain-lainnya akan dikirim. Ini semata-mata untuk menghindari adanya kerumunan massa,” tutupnya. (Haikal/ red10)

Leave A Reply

Your email address will not be published.

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.