1.183 Pengemudi Terpilih Ikuti Pelatihan Program Peduli Keselamatan 2020

MENYERAHKAN: Kapolres Tegal AKBP Muhammad Iqbal Simatupang menyerahkan bantuan Program Polisi Peduli Keselamatan kepada perwakilan pengemudi yang menjadi peserta pelatihan di Aula PO Dedy Jaya, Jalan Imam Bonjol Slawi, Kamis (16/4).

SLAWI- Kapolres Tegal AKBP Muhammad Iqbal Simatupang membuka Pelatihan Program Peduli Keselamatan Tahun 2020 Polres Tegal, Kamis (16/4). Pelatihan ini menyasar pengemudi se-Kabupaten Tegal dan dilaksanakan di Aula PO Dedy Jaya,  Jalan Imam Bonjol, Slawi, Kabupaten Tegal.

Selain mendapat pelatihan, dalam kegiatan ini, para peserta juga mendapat bantuan dari pemerintah melalui Bank BRI.

Kapolres Tegal AKBP Muhammad Iqbal Simatupang mengatakan, pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan para pengemudi dalam  mengemudikan kendaraan,  sehingga bisa menurunkan angka kecelakaan.

Menurut Kapolres, bantuan Program Peduli Keselamatan 2020  diberikan kepada pengemudi dan kernet. Antara lain supir bis, kernet, supir truk, supir mobil rental, supir travel,  tukang ojek dan kusir andong yang terdampak oleh adanya wabah virus Korona.   Adapun warga yang terpilih mengikuti pelatihan sebanyak 1.183 orang.

Kasat Lantas Polres Tegal, AKP Faris Budiman mengatakan,  1.183 peserta pelatihan terdiri atas, 62 orang supir bis, 21 orang kernet bis, 150 orang supir travel, 320 supir angkot, 80 orang pengojek, 500 tukang becak dan 50 orang kusir andong.

Pelatihan tersebut setiap harinya dimulai pukul 08.00 sampai dengan 12.00  dan diikuti 60 peserta yang terbagi menjadi tiga gelombang. Setiap gelombang diikuti 20 peserta. Untuk jam pelatihan setiap gelombang selama 45 menit.

Faris menyebutkan, pelatihan ini akan dilaksanakan dalam tiga tahap. Setiap tahap berlangsung selama satu bulan. Selain mendapat pembekalan kesehatan terkait dengan wabah Covid-19, juga cara berlalu lintas yang baik.

“Untuk tahap I, materi yang disampaikan adalah pencegahan Covid-19,”jelasnya.

Setelah selesai mengikuti pelatihan , peserta akan diberi buku tabungan Bank BRI dan kartu ATM yang berisi uang Rp 600.000.

“Mereka yang terdampak langsung Covid-19  akan mendapat bantuan dari pemerintah setiap bulan Rp 600 ribu selama tiga bulan yang otomatis masuk ke rekening Bank BRI,”sebutnya. (Sari/Red-06)

 

Leave A Reply

Your email address will not be published.

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.