Komisi III DPRD Brebes Minta Bupati Wajibkan Warga Gunakan Masker

Komisi III DPRD Brebes melakukan kunjungan kerja ke terminal Bumiayu untuk memastikan upaya pencegahan virus corona berjalan optimal.

BUMIAYU- Komisi III DPRD Brebes mendesak Bupati Idza Priyanti mewajibkan warga menggunakan masker saat berada di tempat umum. Hal ini untuk mencegah potensi penularan dari orang terinfeksi virus corona tetapi tidak memiliki gejala.

Ketua Komisi III DPRD Brebes Achmad Mafrukhi menyampaikan hal itu saat melakukan sidak di Terminal Bumiayu, Selasa (7/4).“Pusat sudah meminta warga memakai masker. Ini harus direspon cepat oleh bupati, yakni dengan mewajibkan masyarakat menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah,” kata dia.

Menurut Mafrukhi, respon cepat dari bupati diperlukan karena saat ini masih banyak warga yang belum menggunakan masker. Apalagi pemudik terus berdatangan. Penggunaan masker tersebut, kata Mafrukhi, bisa dituangkan melalui Peraturan Bupati (Perbup).”Ini harus dilakukan untuk mencegah potensi penularan Covid-19. Apalagi sekarang sudah ada ribuan pemudik yang kembali ke Brebes,” ujar politikus Partai Golkar itu.

Selain penggunaan masker, pemkab juga harus lebih masif dalam mengedukasi masyarakat terkait bahaya dan pencegahan virus corona. Kemudian menyediakan APD dan fasilitas cuci tangan.”Pemkab harus bergerak cepat. Tidak boleh terlambat lagi,” tandasnya.

Sementara dalam kunjungan di terminal, rombongan Komisi III DPRD Brebes meninjau fasilitas pencegahan virus corona. Hal yang sama dilakukan saat meninjau ke Terminal Bumiayu.”Kami ingin memastikan upaya pencegahan berjalan optimal. Pantauan kami sudah cukup baik,” ujarnya.

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Johari mengatakan, jajarannya sudah melakukan pemantauan pemudik di enam lokasi. Yaitu di Stasiun Brebes, Pangkalan Bus Sinar Jaya di Klampok, Pangkalan Bus Dedy Jaya di Pejagan , pangkalan travel di Banjarharjo-Bantarkawung, dan perbatasan Brebes-Banyumas, tepatnya di Desa Winduaji, Kecamatan Paguyangan.”Sampai dengan kemarin, jumlah pemudik dari Jakarta yang kembali ke Brebes mencapai 45.899 orang,” ujarnya.

Menurutnya, upaya pencegahan penyebaran virus corona telah dilakukan sejak 23 Maret. Diantaranya melakukan penyemprotan dan penempatan cuci tangan di seluruh fasilitas yang menjadi kewenangannya.”Jam layanan pengujian kendaraan juga diperpendek sampai pukul 11.00. Kami juga meniadakan denda keterlambatan pengujian kendaraan,” ujarnya.(Teguh Tribowo/Red38)

Leave A Reply

Your email address will not be published.

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.