Penggunaan Anggaran Penanganan Covid-19 Dipertanyakan

* Puskesmas Masih Kekurangan APD

Anggota DPRD Brebes Tri Murdiningsih membagikan sembako dan masker ke abang becak dan juru parkir di kota Kecamatan Bumiayu.

BUMIAYU- Penggunaan anggaran penanganan Covid-19 di Kabupaten Brebes disorot dewan. Sebab, meski serapannya sudah mencapai Rp 8,276 miliar dari Rp 10 miliar yang disiapkan, namun faktanya hampir seluruh puskesmas masih kekurangan Alat Pelindung Diri (APD).

”Salah satu serapan anggaran itu digunakan untuk belanja APD, masker dan hand sanitizer. Tapi saya survei, faktanya hampir seluruh puskesmas kekurangan APD,” kata anggota Komisi II DPRD Brebes Tri Murdiningsih usai membagikan 150 paket sembako dan masker kepada tukang becak dan juru parkir di Kota Kecamatan Bumiayu, Minggu (5/4) siang.

Sebelumya, Sekda Brebes Djoko Gunawan menyatakan  anggaran penanganan yang terserap tersebut di antaranya telah digunakan untuk belanja APD, masker dan hand sanitizer. Selain itu, juga telah digunakan untuk upaya sterilisasi di kantor pemerintahan dan fasilitas umum. Lalu mendukung operasional kegiatan posko pemeriksaan di wilayah perbatasan yang telah dirikan.

Dikatakan Tri, posko pemantauan juga lebih banyak dari swadaya masyarakat yang didukung TNI dan Polri. Karena kurangnya transparansi penggunaan anggaran tersebut, Tri menegaskan akan meminta penjelasan pada Rapat Badan Anggaran, Rabu (8/4) mendatang.”Transparansi harus dikedepankan. Kita minta agar ada penjelasan item per item yang sudah dibelanjakan,”tandasnya.

Politikus PDIP itu juga meminta tim gugus tugas Covid-19 Kabupaten Brebes lebih masif mensosialisasikan bahaya dan pencegahan virus corona. Seperti di wilayah Brebes selatan, masyarakatnya terlihat masih adem ayem. Padahal virus corona tengah mewabah.”Bupati agar turun langsung mengajak masyarakat mengikuti anjuran pemerintah dalam pencegahan Covid-19,” ujarnya.

Terkait bantuan 150 paket sembako yang disalurkan ke tukang becak dan juru parkir, Tri berharap bisa meringankan beban mereka dalam mencukupi kebutuhannya ditengah pandemi corona. Salah seorang tukang becak, Maskun (47) senang memperoleh bantuan sembako dan masker.”Bantuan ini datang tepat pada waktunya. Terimakasih Ibu Dewan,” ujarnya.(Teguh Tribowo/Red38)

Leave A Reply

Your email address will not be published.

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.